Lomba Kitab Kuning, PP.KHAS Juara Umum

Pondok Pesantren Kia Haji Aqil Siraj (KHAS) Kempek berhasil meraih juara umum dibabak penyisihan Musabaqoh Kitab Kuning (MKK) sewilayah tiga Cirebon yang diselenggarakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam rangka melestarikan budaya NU, pada hari Minggu (16/04/17) di aula Radar Cirebon.

Muhammad Idrus selaku pengurus ponpest KHAS Kempek menyambut baik capaian santri KHAS yang berhasil menjadi juara di tigacabang lomba berbeda.Ia menilai semua itu berkat usaha dan doa kiai Kempek. “Masing-masing meraih juara di lomba baca kitab Fathul Qorib, Alfiah, dan Ihya Ulumuddin,”jelasnya saat dikonfirmasi via Whats App.

Sebelumnya, kata Idrus, pengurus menyeleksi perwakilan dari tiap kelas. Santri yang siap mewakili MKK PKB ini yang kami delegasikan. “Penyeleksian ini merupakan bagian dari ijtihad untuk mengharumkan nama ponpest KHAS Kempek,” tutur pria asal Tegal ini.

Lebih lanjut, Idrus menjelaskan bahwa santri yang juara akan mewakili Kabupaten Cirebon di tingkat provinsi. Ia berharap santri KHAS Kempek mampu meraih juara lagi. “Saya meminta doa semua pihak agar santri Kempek bisa lolos ketingkat nasional,” harapnya.

Dalam MKK tersebut, delegasi ponpest KHAS Kempek berhasil meraih juara satu (Jamalulel) dan juara tiga (Alwi Jamalulel) Fathul Qorib, Juara satu (Ibnu Aqil) dan juara dua (Muhammad Idrus) Ihya Ulumuddin, serta juara satu (Panjat) dan juara dua (Muhammad Ghozi) Alfiah.

Kontributor : King Pantura (Sh)

KHAS KEMPEK MEMANGGIL ANDA

Kepada Teman-teman, kami memanggil anda menjadi bagian dari Yayasan KHAS Kempek Cirebon untuk menjadi Dosen dan Karyawan STIKES KHAS Kempek,

Hubungi Admin Web, FB @Khaskempek, SMS/WA pak Arif An Najah No HP (0877 1039 3339) Pak Upid Abdul Mufid (0822 4083 3999) atau Pak Nurkholik Tawan(0856 2494 8007) 

Terima kasih. Sebarkan info ini seluas-luasnya kepada teman dan kerabat.Terima Kasih

HAUL KE-2 BUYA JA’FAR, PARA SANTRI ZIARAHI MAQBARAH

ZIAROH

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU 2016-2017

Jum’at, 10/03/16 bertepatan dengan tanggal 1 Jumadil Akhir 1437 H adalah hari dimana Buya Ja’far S.Aqiel Siroj wafat, untuk mengenang perjuangan dan mendoakan Almarhum semua santri diajak Ziaroh bersama di Maqbaroh beliau dalam rangka Haul ke 2 Almarhum.

Sekitar Pukul 08.00 Wib KH.Muhammad BJ, Putra Pertama Almarhum memimpin Tahlil dengan membaca kalimat thoyyibah dibantu oleh adik beliau Ustadz H.Ahmad Nahdli BJ yang memandu santri membaca Al Quran sampai Lima kali Khataman,

Tahlil dan membaca Al Quran 30 Juz merupakan kegiatan yang tidak asing bagi santri kempek,  karena santri sudah terbiasa dengan didikan mendoakan segenap Guru, Orang tua dan sesama muslim yang telah mendahuli bertemu sang ilahi, disetiap pagi Jum’at semua santri diajak berziarah (berkunjung ke Maqbarah) hal ini dimaksudkan agar ziarah tertanam dalam diri santri, meskipun mendoakan tidak mesti berkunjung ke kuburan namun mendoakan Almarhum dengan berkunjung langsung ke Maqbarah adalah didikan Sesepuh Pendiri Pesantren Kempek.

Masih dari rangkaian acara Haul ke-2 Almarhum Buya Ja’far S.Aqiel Siroj, Bertempat di Kediaman Almarhum, Malamnya (Ba’da Sholat Isya) digelar acara Tahlil bersama Warga Desa Kempek, tidak kurang 300 orang menghadiri dan turut berdoa bersama untuk Almarhum, diawali sambutan dari Keluarga diwakili KH.Niamillah Aqiel Siroj, acara inipun berakhir pukul 21.00 WIB.

Buya H.Ja’far S.Aqiel Siroj merupakan putra  pertama dari KH.Aqiel Siroj (Muassis Pondok Pesantren KHAS Kempek, yang sebelumnya bernama Majlis Tarbiyatul Mubtadi-ien (MTM), Beliau Wafat pada tanggal 01 April 2014, di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto Jakarta dan dikebumikan beriringan dengan Ayahanda, Ibunda dan adik beliau KH.Ahsin Syifa Aqiel Siroj di Komplek Pesarean Keluarga Pesantren Kempek.

Semoga segala kebaikan tercurahkan kepada kita semua, bil Khusus Guru kita, pembimbing ruh Buya.H.Jafar S.Aqiel Siroj.

Kepada segenap Alumni, Muhibbin dan Alumni yang tidak sempat hadir, mari kita selalu mendoakan beliau dengan menghadiahi surat Al fatihah, setiap selesai Sholat Maktubah, sesuai dengan ajaran Almarhum.

Oleh: Muhamad Abror

PONPES KHAS KEMPEK GELAR SHOLAT GERHANA MATAHARI

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU 2016-2017

   Bertepatan tanggal 9 Maret 2015 Puku 06:00 WIB. Ribuan santri Ponpes KHAS Kempek bertumpah ruah menuju masjid Al-Jadied untuk bersiap-siap melaksanakan sholat gerhana matahari (Khusyuf Al-syams), atas instruksi dari KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj selaku pengasuh ponpes KHAS Kempek.

“Sholat khusyuf itu sebenarnya sangat lama, pokoke glimpang beli wurung, tapi yang penting kita sholat, kita praktekan ilmu kita”, tutur KH. M. Mushtofa ‘’Aqiel saat pengarahan sholat gerhana.

“ Kadang berilmu banyak, tapi giliran praktek tidak bisa, makannya pada kesempata ini kita akan langsung praktek sholat gerhana yang belum tentu terulang lima atau bahkan sepuluh tahun mendatang”, lanjut KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj yang kerap kali dipanggil Bapak oleh para santrinya.

Sekitar pukul 08.00 Shalat dimulai bersaman gerhana yang sudah mulai total, suasana sholat yang dipimpin oleh Pengasuh ponpes KHAS Kempek tersebut terlihat begitu khusyu, meskipun bagi para santri terasa begitu asing, dengan berdiri, ruku dan sujud yang lebih lama dibanding sholat pada umumnya.

Setelah selesai sholat gerhana, dilanjut dengan khotbah, juga dipimpin oleh KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj, semua tertunduk,  mentadaburi peristiwa alam pada hari itu, ditambah dengan mau’idzoh yang disampaikan oleh sang khotib.

“ Matahari itu banyak member kemanfaatan, untuk menjemur, sebagai tenaga listrik, penghangat badan dan sebagai energi untuk pengobatan, tapi pada hari ini semua itu dirubah oleh Allah, gerhana, menakutkan, gelap dan tertutup, ini menunjukan Allah sedang mendzohirkan kekuasaannya”, tutur  Wakil Rais ‘Aam PBNU itu.

“ Ini pasti akan ada sesuatu, tapi kita harus yakin bahwa ini semua dari Allah SWT. Jangan seperti zaman dahulu, katanya matahari dimakan buto ijo dan orang yang sedang hamil maduk ke kolong, ini adalah tradisi jahiliyah, yang benar adalah ; bertadabur dan bertafakur bahwa Allah mampu menciptakan sesuatu”, lanjut beliau.

Tanpa terasa matahari mulai bersinar kembali, bertanda gerhana sudah selesai, akhirnya pelaksanaan sholat gerhana selesai dengan khidmat.

“Marilah pada hari ini kita perbanyak istighfar kepada Allah, perbanyak sholat sunah serta sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. dan bersedekah”, tutup KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj mengakhiri khotbahnya.

 

» Read more

1 2 3 4 14