Mbah Moen Tutup Usia, KHAS Kempek Berduka Cita

0
86

KHASKEMPEK.COM, – Berita duka kembali menyelimuti atmosfer Indonesia. Salah seorang Kiai kharismatik, KH. Maimoen Zubair tutup usia di kota Makkah pada Selasa pagi (6/8).

Di dalam grup WhatsApp Yayasan KHAS Kempek, Kiai Musthofa Aqiel mengutip sebuah maqalah dari kitab Rijal Min al-Tarikh Juz 1:

هو الذى اعطى وهو الذى اخذ

“Dia lah Dzat yang memberi, dan Dia lah Dzat yang mengambil”,

Meninggalnya KH. Maimoen Zubair merupakan kabar duka yang teramat mendalam bagi keluarga PP. KHAS Kempek. Pasalnya, Mbah Moen sendiri memiliki kekerabatan yang dekat dengan pesantren Kempek. Beliau merupakan mertua dari KH. Muhammad Musthofa Aqiel Siroj.

Bagaimana tidak, beliau adalah tokoh ulama alim yang merupakan salah satu mustasyar PBNU. Disebutkan dalam sebuah hadis:

مَوْتُ الْعَالِمِ مُصِيبَةٌ لا تُجْبَرُ ، وَثُلْمَةٌ لا تُسَدُّ , وَنَجْمٌ طُمِسَ ، مَوْتُ قَبِيلَةٍ أَيْسَرُ مِنْ مَوْتِ عَالِمٍ

Artinya: “Meninggalnya ulama adalah musibah yang tak tergantikan, dan sebuah kebocoran yang tak bisa ditambal. Wafatnya ulama laksana bintang yang padam. Meninggalnya satu suku lebih mudah bagi saya daripada meninggalnya satu orang ulama” (HR al-Thabrani dalam Mujam al-Kabir dan al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman dari Abu Darda’)

Selain itu, wafatnya ulama juga berarti Allah tengah mencabut ilmunya. Diriwayatkan dari Imam Bukhori, Rasulullah SAW bersabda:

ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﻳَﻘْﺒِﺾُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺍﻧْﺘِﺰَﺍﻋَﺎً ﻳَﻨْﺘَﺰِﻋُﻪُ ﻣﻦ ﺍﻟﻌِﺒﺎﺩِ ﻭﻟَﻜِﻦْ ﻳَﻘْﺒِﺾُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺑِﻘَﺒْﺾِ ﺍﻟﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ﺣﺘَّﻰ ﺇﺫﺍ ﻟَﻢْ ﻳُﺒْﻖِ ﻋَﺎﻟِﻢٌ ﺍﺗَّﺨَﺬَ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺭﺅﺳَﺎً ﺟُﻬَّﺎﻻً ، ﻓَﺴُﺌِﻠﻮﺍ ﻓَﺄَﻓْﺘَﻮْﺍ ﺑِﻐَﻴْﺮِ ﻋِﻠْﻢٍ ﻓَﻀَﻠُّﻮﺍ ﻭَﺃَﺿَﻠُّﻮﺍ

“Sesungguhnya Allah SWT tidak menggangkat ilmu dengan sekali cabutan dari para hamba-Nya, akan tetapi Allah menanggkat ilmu dengan wafatnya para ulama. Ketika tidak tersisa lagi seorang ulama pun, manusia merujuk kepada orang-orang bodoh. Mereka bertanya, maka mereka (orang-orang bodoh) itu berfatwa tanpa ilmu. Mereka sesat dan menyesatkan (HR. Imam Bukhori).

Selamat jalan Sang Mahaguru, semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT. (Muhammad Bahrul Ulum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here