KEMPEK – Belajar di luar ruangan kelas “outdoor study” merupakan salah satu upaya terciptanya pembelajaran yang menyenangkan terhindar dari kejenuhan, kebosanan, dan persepsi belajar hanya di dalam kelas saja. Pembelajaran tak perlu melulu dilakukan di dalam kelas, tetapi bisa dilaksanakan di luar kelas, seperti dihalaman madrasah, sawah dan kebun, Senin, (17/09/2018).

Hal ini sering dilakukan oleh guru-guru MA KHAS Kempek dengan maksud untuk menghilangkan rasa jenuh, bosan dan ngantuk didalam kelas. “Saya sering mengajak anak-anak belajar di tengah kebun. Ini sangat menyenangkan sekali, anak-anak dengan santai menerima pelajaran, ditambah suasana yang sejuk, segar karena ada angin sepoi-sepoi. Jadi mereka merasa ayik belajar disana”, ujar Abong Sukardi, guru mata pelajaran Geografi.

Begitu juga apa yang sudah dilakukan oleh Erlina, S.Pd.I, guru sejarah. “Taman madrasah adalah tempat favorit saya dan anak-anak ketika belajar diluar kelas. Mereka bisa fokus, lebih semangat dalam belajar, terutama karena mereka sudah terbiasa berada didalam asrama pesantren, jadi belajar diluar merupakan suasana baru dan tentunya belajar disini benar-benar asyik”, ungkapnya.

Dikutip dari berbagai sumber, tujuan dari pembelajaran diluar kelas adalah: 1). Membuat setiap individu memiliki kesempatan unik untuk mengembangkan kreativitas dan inisiatif personal. 2). Menyediakan latar yang berarti bagi pembentukan sikap. 3). Memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk merasakan secara langsung terhadap materi yang di sampaikan. 4). Memberikan kontribusi untuk membantu mengembangkan hubungan guru-murid yang lebih baik melalui berbagai pengalaman di alam bebas. 5). Memanfaatkan sumber-sumber yang berasal dari lingkungan dan komunitas sekitar untuk pembelajaran.

Meskipun dalam hal ini bisa dianggap sebagai keterbatasan, tapi tidak menjadi halangan bagi guru yang kreatif untuk tetap bisa memajukan pendidikan di MA KHAS Kempek ini. Amien…

*Ditulis oleh Ibnu Sholeh Difoto oleh: Muhammad Arwani