Siswi Madrasah Tahdzibul Mutsaqqofin (MTM) Putri Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon sedang parktik mengurus mayit. (Foto: Khas Media)

KEMPEK – Praktik mengurus jenazah merupakan agenda tahunan yang dilakukan oleh Madrasah Tahdzibul Mutsaqqofin (MTM) Putri Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon.  Tahun ini, praktik mengurus mayit dilakukan pada hari Kamis (7/3/2019) dari jam 09.00 – 11.00 WIB.

 

Sebelumnya, ada simulasi mengurus mayit  pada hari Rabu Tanggal 06 Maret 2019 jam 09.00 – 11.00 WIB. Kegiatan praktik ini sudah berjalan selama 3 tahun dikelas 3 Wustho MTM Putri. Kemudian, pihak madrasah mempersiapkan pembagian kelompok, masing-masing 20 anak, yang bertugas:

 

  1. Satu anak sebagai mayit
  2. Satu anak bertugas menuntun ajal
  3. Tiga anak bertugas pemangku mayit
  4. Tiga anak bertugas penggotong mayit
  5. Dua anak bertugas memandikan mayit
  6. Empat anak bertugas mengkafani mayit
  7. Enam anak bertugas mensholati mayit.

 

Menurut penuturan Najmah Mumtazah dan Zakiyah, mereka menyiapkan tiga buah ember. Pertama, ember untuk air sabun. Kedua, ember untuk air bersih dan ketiga, ember kapur. Mereka juga membawa satu buah gayung, kapur, sabun, kapas, minyak wangi, kain kafan. Kain kafan tersebut dibagi-bagi, dua lapis kain, satu baju kurung, kerudung dan sarung.

 

Dalam kesempatan itu, Ust. Mohammad Idrus (ketua pelaksana) menegaskan bahwa dengan adanya praktik mengurus jenazah ini, semoga mereka semua bisa lulus dari Pesantren KHAS Kempek Putri dan dapat mengurus jenazah asli, terutama ketika ada saudaranya perempuan yang meninggal dunia, bisa ikut membantu dari segi pengetahuan dan praktik langsung.

 

Dalam acara yang sama, Ust. Mafrukhi (selaku perwakilan panitia) mengucapkan terimakasih banyak atas dukungan dan antusias peserta praktik ibadah. Dan semoga program ini terus berlanjut di tahun-tahun selanjutnya, karna bagaimanapun juga simulasi mengurus jenazah akan sangat bermanfaat ketika sudah terjun di tengah-tengah masyarakat. Amin…

(Khas Media/kontributor: Idrus)