http://KHASKEMPEK.COM, KEMPEK – Ribuan wali santri datang dari berbagai daerah untuk menghadiri acara yang sudah diagendakan oleh pengasuh/ketua yayasan, yakni “Temu Wali Santri Bersama Masyayikh Dan Launching Gerakan Wakaf Yayasan KHAS Kempek Cirebon”. Acara ini bertempat di lapangan utama yayasan, Ahad (19/08/2018).

Para tamu yang notabene merupakan orang tua/wali santri ini berasal dari daerah yang berbeda seperti Cirebon, Indramayu, Subang, Karawang, Bekasi, Jakarta, Kuningan, Majalengka, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Sumatera, Kalimantan dan lain-lain.

Sebelumnya, panitia dan masyayikh sudah melakukan rapat persiapan dengan berbagai pihak demi mensukseskan acara tersebut, Kempek, Selasa (14/08/2018). “Surat undangan sudah tersebar ke semua wali santri melalui lembaga pendidikan masing-masing dan juga media sosial. Koordinasi antar panitia juga sudah dikondisikan dengan matang”, tutur H. Ahamd Nahdli Bin Ja’far, selaku ketua pelaksana.

Panitia bagian acara, Ust. Arif Misbahudin menginformasikan perihal susunan acara. Pukul 13.30 WIB, acara diawali dengan pembukaan (tawassul oleh pengasuh). Kedua, pembacaan ayat suci al-Qur’an dan sholawat badar. Ketiga, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hubbul Wathon. Keempat, amanat ketua yayasan Ponpes KHAS Kempek. Kelima, prakata penyampaian program kepesantrenan dan gerakan wakaf. Keenam, sosialisasi informasi program kepesantrenan. Ketujuh, sosialisasi gerakan wakaf. Kedelapan, kalimat “al-Iqtiroohaat” (usulan dan masukan dari wali santri). Terakhir, kalimat “ikhtitam” dan do’a. Sabtu, (18/08/2018).

Dalam sambutannya, pengasuh KH. M. Musthofa Aqiel Siroj menjelaskan tujuan dari acara ini, yaitu untuk menciptakan rasa kekeluargaan antara masyayikh pesantren dan wali santri. Karena untuk memajukan kualitas pendidikan pesantren tentu ada ‘alaqoh hubungan antara masyayikh, para guru, murid dan wali santri. Oleh karena itu saya menghaturkan terima kasih atas kehadirannya. “Dan semoga pertemuan ini membawa kemaslahatan dan kemanfaatan untuk meningkatkan mutu pendidikan pesantren kita”, harap beliau.

“Alhamdulillah sampai sekarang, kita masih bisa istiqomah dengan sistem pengajaran yang mengutamakan nahwu, sharaf dan al-Qur’an ala “kempekan”, dengan bukti pengajian dilaksanakan pagi sedang sekolah siang hari. Dan kini pengajian Alfiyah Ibnu Malik juga diajarkan di madrasah putri”, sambung beliau.

Selanjutnya, beliau membacakan tata tertib pondok pesantren, untuk meningkatkan kedisiplinan santri. Beliau juga berharap santri yang sudah lulus SMP/MTs tidak boyong dulu tapi melanjutkan ke MA KHAS Kempek, supaya anak bisa menghatamkan al-Qur’an dan kitab Alfiyah Ibnu Malik.

Puncaknya, beliau memaparkan program-program yayasan kedepan, seperti pendirian STIKES, STAI dan SMK. Namun untuk merealisasikannya butuh bantuan dan sumbangan wali santri. Oleh karena itu dicanangkanlah gerakan wakaf ini. Setelah ketua yayasan selesai memberikan sambutan. Alhamdulillah wali santri menyambut program wakaf ini dengan penuh semangat dan antusias. Kemudian, acara dilanjut dengan tanya jawab berupa usulan dan masukan dari semua wali santri. Terakhir acara ditutup dengan do’a.