KEMPEK – Siswa-siswi Kelas XII MA KHAS Kempek Palimanan Cirebon tampak sibuk sekali. Mereka sedang menyusun Karya Tulis Ilmiah (KTI). Dimana KTI ini merupakan salah satu syarat kelulusan bagi mereka, Sabtu (05/01/2019).

Setiyanto, S.Si (Ketua Pelaksan Program KTI) menginformasikan bahwa sidang KTI gelombang satu akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Tepatnya yaitu tanggal 26 – 31 Januari 2019. “Kepada semua siswa-siswi yang sudah menyelesaikan tugasnya dan telah mendaftarkan diri agar bersiap-siap untuk melaksanakan sidang tersebut,” kata pak Iyan.

Tidak lupa ia juga mengingatkan kepada guru-guru pembimbing supaya serius membimbing anak didiknya. Sehingga mereka bisa menyelesaikan tugas KTI ini dengan baik dan tepat waktu. “Ayolah kita sama-sama membimbing mereka. Bila perlu kita yang harus menjemput bola dengan memanggil atau mendatangai mereka. Mungkin mereka lelah,” ajak pak Iyan.

Pak iyan juga mengabarkan bahwa judul KTI yang sudah masuk sebanyak 256 judul dari 412 siswa-siswi kelas XII. “Jadi judul yang sudah tercatat sekitar 62%,” jelasnya. Dan kepada para guru penguji sidang KTI jangan lupa catat waktunya. “Siapkan waktu. Jadilah penguji yang komprehensif dan profesional,” tegasnya.

Agus Arifin, S.Pd (salah satu guru pembimbing) tampak sibuk melayani bimbingan anak didiknya. Setiap ada anak yang datang minta bimbingan, ia selalu berusaha melayani mereka meskipun sedang sibuk. “Saya harap semua anak-anak yang ikut bimbingan dengan saya dapat menyelesaikan tugasnya dengan maksimal. Jangan ada kata menyerah,” pesannya.

Salah satu siswa yang rajin mengikuti bimbingan KTI dengan guru pembimbingnya dan tentunya sudah siap menghadapi sidang adalah Muhammad Ulfi Syifa dengan NIS: 0011233843, perwakilan dari kelas XII IPS 1, wali kelasnya bapak Ghufroni, S.PdI. “Insya Allah saya siap sidang KTI,” tegasnya.

Siswa yang berasal dari daerah Anjatan, Indramayu ini menulis KTI dengan judul “Dampak Globalisasi Terhadap Santri Pondok Pesantren KHAS Kempek.” Dengan adanya tugas ini ia banyak mendapatkan pengalaman dari proses pengumpulan data.

Menurutnya, tugas penyusunan KTI ini tidak terlalu berat, sedang-sedang saja. Hanya saja ada sedikit kendala bagi saya. Yaitu kurangnya fasilitas komputer untuk mengetik. Tapi itu semua tidak menyurutkan semangat saya. Motivasi saya untuk teman-teman semua “Jangan menyerah untuk mencoba!” pesannya. ( KHAS Media )