PROFIL KH. ‘AQIEL SIROJ

0
205

ALMAGHFURLAH KH.’AQIEL SIROJ
(Putra ke – 3 dari pasangan KH.Siroj dan Nyai Fathimah)

LAHIR : Gedongan, 1920- 1990 M
WAFAT : Rabu, 17 muharrom 1411 H / 8 Agustus 1990 M

Riwayat Pendidikan
1. Ponpes Gedongan Cirebon
2. Ponpes Kempek Cirebon ( 3 tahun )
3. Ponpes Kasingan Rembang dibawah asuhan KH.Kholil harun ( 2 tahun )
4. Ponpes Lirboyo ( 3 tahun )
5. Ngaji pasaran ( ngalap berkah di ponpes tebu ireng jombang dipertemukan dhohir bathin dengan hadrotusyaikh KH. Hasyim Asy’ari , Jamsaren kediri )

Karya :
1. Kodifikasi Tasrifan Kempek dan Jombang
2. Zubdatun Naqiyah ( syarah matan jurmiyah )
3. Terjemah Kitab Awamil
4. Terjemah Nadzom imrithi
5. Terjemah Nadzom Maqshud

Seluruh hidupnya beliau abdikan untuk masyarakat dengan melayani kebutuhan masyarakat dan mengisi pengajian umum diberbagai desa disekitar wilayah tiga cirebon. Beliau selalu mendampingi santri melaksanakan marhabanan sampai selesai setiap malam jum’at. Beliau selalu berpesan kepada santri dan putra putranya.
لو كان العلم يدرك بالمني ما كان يبقي بالبرية جاهل
Artinya: jikalau cahaya ilmu itu bisa diraih dengan berangan-angan # maka tidak akan ada orang bodoh di muka bumi ini .”
Perhatian beliau pun tercurahkan kepada keluarganya , beliau sosok yang dekat dengan keluarga dan penuh dengan kewibawaan, tegas dan bijaksana. Salah satu bentuk perhatianya beliau mendidik dan mengajarkan pendidikan agama kepada putra- putra nya sebelum putra- putranya mondok ke pesantren lain, hal ini terbukti bahwa putra-putranya mengkhatamkan kitab alfiyah dibawah bimbingan beliau.

Beliau menikah dengan putri gurunya bernama Nyai Hj. ‘Afifah Harun ( 1930 – 2008 M) putri ke -9 dari KH. Harun bin KH. Abdul Jalil dengan Hj. Umi laila binti KH. Hasan Sukun sari plered.
Dari pernikahannya beliau dengan Nyai ‘Afifah, beliau memiliki 11 Putra- putri. Ke -6 putra putri beliau wafat dan sekarang beliau memiliki 5 putra, para santri mengenal dengan julukan PANDAWA LIMA

#khaskempek #khaskempekpost#khaskempekcirebon #khasmedia