Pesan Ketua MPR- RI kepada Kader IPPNU untuk Kedaulatan Bangsa

0
91

KEMPEK – Temu Tokoh Nasional- Kebangsaan adalah rangkaian kegiatan Kongres XVIII Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Bekerjasama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dihadiri oleh Ketua MPR RI, Dr. H. Zulkifli Hasan, SE, E., M. M. sebagai narasumber. Bertempat di aula al-Ghadier dan dihadiri oleh sebagian peserta kongres IPPNU yang sudah datang dari berbagai daerah. Acara dimulai Sabtu (21/12/2018) pagi.

Acara dimulai dengan penampilan hadroh oleh tim dari Pondok Pesantren KHAS Kempek sebagai pembuka yang melantunkan Syubbanul Wathan, Mars IPNU dan Mars IPPNU. Dilanjutkan sambutan oleh KH Muhammad Bin Ja’far LC selaku pengasuh. Dalam sambutannya, beliau menghaturkan terima kasih atas kehadiran ketua MPR RI. Beliau juga menyampaikan pesan kepada para anggota IPPNU bahwa, “Pemuda dan pemudi sekarang adalah calon pemimpin di masa mendatang.”

Ketua MPR RI, Dr. H. Zulkifli Hasan, SE, E., M. M. Beliau menyampaikan perihal tantangan yang dihadapi oleh pemuda pemudi di era millinial saat ini.
“Orang yang peradabannya maju, merupakan kemajuan sebuah bangsa,” begitu beliau menyampaikan.
Beliau lalu menceritakan sejarah bagaimana Islam pernah mencapai puncak kejayaannya, serta bagaimana Indonesia dapat merdeka melalui perjuangan para ulama yang saat ini lebih kita kenal dengan Resolusi Jihad dan hanya bermodalkan kalimat Allah, Allahu Akbar.

Tolok ukur kemajuan peradaban dilihat melalui tiga aspek utama yang pertama, ilmu pengetahuan dan teknologi, yang kedua kemampuan membaca buku-buku ilmiah dan terakhir kemampuan matematika. Amanat paling penting yang beliau sampaikan adalah, “Prestasi bisa dicapai dengan perjuangan, kerja keras dan sungguh-sungguh. Janganlah kita menyia-nyiakan waktu. Kita harus punya nilai lebih yaitu dengan cara menambah ilmu, lalu upgrade diri dengan belajar, observasi bagaimana cara sukses dan hindari cara orang yang gagal. Karena hidup adalah pilihan. Cari inspirasi dan segera tentuk an target untuk meraih sukses.” (Zayo/Marleni)