Nyai Titim Fatimah Tekankan Profesionalisme Dalam Mengajar

0
131

KHASKEMPEK.COM, KEMPEK – Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek Putri, Nyai Hj. Titim Fatimah menyampaikan materi dalam Irsyadat dihadapan dewan asatidz Madrasah Tahdzibul Mutsaqqofien (MTM) Putri, Sabtu pagi (7/9).

Dalam forum Irsyadat yang dilaksanakan tiap minggu sekali itu, beliau menekankan pentingnya profesionalisme asatidz dalam mengajar di madrasah ini. “Saya yakin semuanya sudah bagus dan profesional tetapi perlu diingatkan kembali dan juga ditingkatkan lagi supaya kegiatan mengaji lebih kondusif,” jelasnya.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan beberapa poin penting yang perlu diperhatikan oleh asatidz dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di MTM Putri ini, diantaranya:

Kesatu pentingnya kedisiplinan. Baik ustadz ataupun siswi harus masuk kelas tepat waktu sesuai jadwal yang sudah dibuat. Ustadz jangan sering tidak hadir, kasihan anak-anaknya. Kalau ada halangan harus dibadali oleh ustadz lain, supaya pengajian tetap berjalan.

Kedua, butuh kesemangatan. Kalau ustadznya semangat dalam mengajar, mereka, santri-santri juga ikut semangat dalam mengaji. Karena mereka melihat dan mencontoh kita semua.

Ketiga adalah perhatian. Sebagai ustadz kita harus mempunyai perhatian yang lebih kepada murid-murid. Perhatian itu penting, dari mulai kehadiran, kesehatan, pemahaman dalam pelajaran dan keseriusan anak dalam mengaji itu harus menjadi perhatian setiap ustadz bukan hanya wali kelas saja.

Misalnya masalah kehadiran. Perlu diperhatikan absen anak-anak tersebut. Anak yang rajin hadir, anak malas dan anak pintar. Anak yang sakit juga harus diperhatikan. Apakah benar-benar sakit atau tidak. Kemudian anak yang punya masalah dengan temannya dikelas. Jangan sampai tiba-tiba anak minta boyong karena masalah tersebut.

“Karena tugas kita itu tidak hanya mentransfer ilmu tapi juga mendidik dan membimbing mereka dalam semua hal. Terutama akhlak. Jadi berilah perhatian kepada mereka,” pesan beliau.

Keempat adalah tentang materi pembelajaran yang disampaikan kepada siswi. “Tidak hanya untuk kalian semua tetapi saya juga harus menyiapkan materi tersebut dengan membuat perencanaan pembelajaran dari awal sampai akhir. Sehingga pengajian bisa khatam sesuai dengan batas waktu yang sudah ditentukan,” tegas beliau. (KHASMedia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here