Menristekdikti Resmikan STIKES KHAS Kempek Cirebon

0
108
Menristekdikti Prof. H. Mohamad Nasir, PH.D., AK dan KH. M. Musthofa Aqiel Siroj, pengasuh Ponpes KHAS Kempek (Foto: KHASMedia)

KEMPEK – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Prof. H. Mohamad Nasir, PH.D., AK sowan ke Pondok Pesantren KHAS Kempek untuk yang ketiga kalinya. Kedatangan beliau bersama istri untuk menghadiri acara Peresmian STIKES KHAS Kempek, Tasyakkur Kelulusan Siswa dan Ikhtitam Kutub, Rabu malam (22/5).

Dalam sambutannya beliau mengatakan, saya datang disini atas permintaan dari Almukarrom bapak KH. Musthofa Aqil, “Pak Menteri, Kempek itu pengen mendirikan perguruan tinggi.” Alhamdulillah, pada hari ini saya sudah membawa SK-nya untuk pondok pesantren ini.

Jadi tidak tanggung-tanggung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KHAS Kempek ini program studinya yaitu pertama adalah program studi farmasi. Dimana farmasi nanti adalah yang berurusan dengan masalah obat-obatan supaya para santriwan dan santriwati nanti bisa mempelajari tentang obat, bagaimana santri itu tetap sehat.

Ini perlu saya sampaikan, obat yang di apotek, 92 persen bahan baku obatnya itu bukan dari Indonesia. 92persen ini semua barang impor, barang dari luar negeri. Kalau mau diproduksi di Indonesia tetap yang punya resep dan komposisi obat itu adalah dari luar negeri.

Betapa hal ini menjadi sangat penting kedepannya. Kalau badannya sehat maka akal kita akan menjadi sehat. Tadi seperti yang disampaikan oleh romo kiai, Al-Aqlu salim fil jismi salim. Kalau dalam istilah ilmu pengetahuan mens sana in corpore sano.

Yang kedua adalah program studi gizi. Gizi ini sekarang dalam dunia kesehatan banyak diminati oleh orang karena orang itu sedikit-sedikit banyak sakit masalah gizi. Jadi hal ini menjadi sangat penting harus ditanamkan kepada para santri.

“Mudah- mudahan dua program studi tadi bisa menghantarkan Pondok Pesantren KHAS Kempek ini menjalankan prodi tersebut sehingga mampu meningkatkan kesehatan para santri dan lingkungan masyarakat di Cirebon ini,” harap beliau.

KHASMedia