Mengenal Lebih Dekat Sayyidah Khadijah Al-Kubro Lewat Kitab Al-Busyro

0
446

KHASKEMPEK.COM – Sayyidah Khadijah adalah wanita yang diberi kemuliaan oleh Allah untuk menemani dan berkhidmat kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam sejarah Islam, ia merupakan sosok wanita yang mengorbankan jiwa, raga dan hartanya untuk mendukung dakwah Rasulullah, bahkan beliau merupakan wanita pertama yang masuk Islam. Perjalanan hidup, perjuangan dan pengorbanannya sangatlah layak untuk menjadi teladan bagi generasi yang akan datang.

Demikian keterangan yang dituturkan KH. Muhammad Musthofa Aqiel Siroj dalam pengajian kitab Al-Busyro fi Manaqib Sayyidah Khadijah Al-Kubro, yang diselenggarakan pada penghujung bulan Ramadhan 1441 H di Masjid Al-Ghadier Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon.

Al-Busyro merupakan kitab yang dikarang oleh Sayyid Muhammad bin ‘Alawy Al-Maliky Al-Hasani Rahimahullahu Ta’ala. Sebelum wafatnya Sayyid Muhammad, kitab ini telah di muroja’ah dan ditashih oleh beliau. Kitab ini adalah nafahat, pemberian-pemberian yang bersifat kenabian dan pemberian yang bersifat ketuhanan.

Kitab ini menceritakan biografi Ummul Mukminin. Menceritakan sifat-sifatnya zaujatil mursalin, dimana sifat beliau adalah sebaik-baiknya sifat karena bermuara dari akhlaknya manusia yang sempurna yakni Nabi Muhammad SAW. Tujuan penulisan kitab ini adalah agar dapat diambil keberkahannya dimanapun kitab ini dikaji. Kitab ini bersumber dari hadist dan kumpulan Atsar (petuah-petuah) ulama yang ada didalam kitab sejarah.

Mengenal sosok Sayyidah Khadijah

Beliau adalah manusia pertama yang masuk islam dan mempercayai semua ucapan Nabi. Beliaulah yang menyaksikan awal diutusnya Nabi. Sayyidah Khadijah dilahirkan 15 tahun sebelum nabi Muhammad SAW. Ayahnya bernama Khuwailid ibn Asad ibn ‘Abdil ‘Uzza. Sedangkan Ibunya bernama Fatimah bintu Zaidah ibn Ashob. Mereka berasal dari keluarga Hasyim yang bersambung dengan garis keturunan Qusoy bin Kilab, Luay bin Ghalib: sebuah keluarga yang sangat terkenal di Mekah dengan jiwa kesatria dan dermawan.

Sayyidah Khadijah terlahir sebagai wanita yang cantik, pintar dalam berbagai hal, mampu mengatasi segala permasalahan, mempunyai pandangan yang kuat, kemauan yang tinggi, mempunyai pandangan yang tepat sasaran, serta pengetahuan dan kecerdasan di segala persoalan.

Diantara keistimewaan Sayyidah Khadijah yang dengan keistimewaannya beliau mencapai kemuliaan, kesempurnaan, keagungan yang tinggi yaitu beliau adalah manusia pertama yang beriman.

Dengan kemampuannya, Sayyidah Khadijah menguatkan, melindungi, membela, meyakinkan Nabi Muhammad. Melalui Sayyidah Khadijah, Allah meringankan beban nabi karena Sayyidah Khadijah sangat berpengaruh dan disegani.

Nabi Muhammad tidak pernah mendengar perlawanan dari orang-orang kafir karena di samping Nabi Muhammad ada Sayyidah Khadijah. Segala beban Nabi Muhammad diringankan oleh Sayyidah Khadijah, sehingga Nabi Muhammad tabah dan tenang. Sayyidah Khadijah juga selalu menemani Nabi Muhammad dengan penuh kasih sayang dan mengorbankan semuanya untuk kepentingan Nabi Muhammad. Demikianlah hikmahnya Nabi Muhammad menikah dengan Sayyidah Khadijah.

Dalam sebuah riwayat, Sayyidah Khadijah melakukan shalat bersama Nabi Muhammad SAW. Beliau mulia karena mengetahui cara berwudhu dan shalat. Nabi Muhammad diajarkan shalat oleh malaikat Jibril sebelum difardukannya shalat lima waktu, dan beliau shalat dua kali sehari yakni di waktu pagi dan sore seperti shalatnya Nabi Ibrahim.

Sayyidah Khadijah adalah lebih utama-utamanya istri Nabi Muhammad yang paling sempurna. Dari beliaulah seluruh putra-putra Nabi Muhammad dilahirkan. (KHASMedia)

Ditulis oleh: Nur Kholis, santri asrama Al-Ghadier, Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here