Mas Amud: Tugas Santri adalah Menjaga Tradisi Ulama Nusantara

0
287

KHASKEMPEK.COM, KEMPEK – Menjelang dilaksanakannya taftisyul kitab, Kepala Madrasah Tahdzibul Mutsaqifin (MTM) Putra Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon, Mas Muhammad Shofy (Mas Amud) mengumpulkan dewan asatadiz yang bertugas mengoreksi kitab para santri, Jumat (06/03/2020) malam.

Mas Amud menegaskan agenda taftisyul kitab atau koreksian kitab ini merupakan bagian peran santri dalam menjaga warisan kiai-kiai nusantara. Kiai-kiai terdahulu ketika mengajarkan kitab dengan diberi makna gandul atau pegon.

“Tugas santri sekarang adalah menjaga tradisi ulama Nusantara,” ujar Mas Amud.

Cucu KH. Maimoen Zubair ini mengingatkan kepada para asatidz agar tidak menganggap remeh makna ‘utawi iki iku’. Meskipun, di zaman nabi tidak ada cara pengajaran seperti kita saat ini.

Akan tetapi, kata Mas Amud, ilmu yang kita dapat membutuhkan sesuatu yang bisa menguatkannya. Para kiai terdahulu mencontohkannya dengan menggunakan makna pegon.

Maka, lanjutnya, kehadiran kita di sini pada dasarnya untuk melestarikan tradisi ulama-ulama Nusantara. Sehingga, tradisi itu tetap akan terwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pemberian makna gandul atau makna pegon adalah konsep jitu kiai-kiai nusantara bagaimana kita dapatkan semakin ‘tumancep’ dalam hati,” paparnya. (KHASMedia/ Aziz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here