KEMPEK – Manajemen waktu merupakan sesuatu sangat penting bagi seorang Muslim yang ingin mendapatkan kesuksesan hidup di dunia dan akhirat. Namun dalam faktanya, banyak orang terlena dan mengabaikan pentingnya waktu. Waktu berlalu tanpa makna dan amal sholeh.  Tidak sedikit anak-anak muda yang  menghabiskan waktunya hanya untuk bersenang-senang dan bermain-main saja. Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh Nurkholik, S.Pd.I (Waka Ur. Sarana MA KHAS Kempek) Senin (26/11/2018).

Masih menurut pak Kholik bahwa setiap orang harus punya manajemen waktu yang baik. Bagian dari orang disiplin adalah orang yang mampu mengatur waktu dengan sebaik-baiknya. Lebih-lebih seorang pendidik yang tiap hari bertemu dengan siswa-siswi yang berbeda-beda.

Kita harus mampu mengalokasikan waktu dengan matang. Perlu ada perencanaan, batasan dan tentunya evaluasi diri dalam hal mengatur kegiatan sehari-hari. “Kapan untuk ibadah mahdhoh, pribadi, keluarga, pekerjaan dan untuk sosial. Santri kapan untuk kebutuhan pribadi, mandi, makan, nyuci, ngaji, sekolah, musyawarah, belajar dan menghafal,” jelasnya.

Pak Kholik menutup obrolannya dengan mengatakan bahwa kita harus mulai sekarang, sedini mungkin, dalam usia semuda mungkin atau dalam kegiatan sekecil mungkin. Kalau semua kegiatan dan pekerjaan bisa dilakukan sekarang, kenapa harus menunggu nanti, karena itu justru akan menyiksa diri. “Zaman now, siapa bisa mengambil waktu (kesempatan) dialah yang akan memperoleh tujuan,” pesannya.