Kiai Ni’amillah Aqil: Menjadi Warga Pesantren KHAS Kempek, Harus Merasa Bangga

0
77

KHASKEMPEK.COM, KEMPEK – “Pendidikan adalah suatu hal yang penting yang harus diemban oleh setiap orang. Karena tanpa pendidikan seseorang tidak akan maju dan tidak akan berkembang dalam mengemban tugas hidupnya.”

Itulah salah satu petikan dari sambutan Kiai Ni’amillah Aqil dalam acara pembukaan Matsama Yayasan KHAS Kempek, Ahad malam (7/7).

Kiai Ni’am menjelaskan bahwa salah satu lembaga pendidikan yang tertua adalah pondok pesantren. Bahkan ada yang menyebutkan, pondok pesantren sudah ada sebelum Islam masuk ke bumi Nusantara. Pondok pesantren ada yang mengatakan adalah warisan nenek moyang kita yang dulu masih beragama Hindu dan Budha. Kemudian lembaga-lembaga itu diteruskan setelah Islam masuk ke Indonesia.

Mengapa ada pesantren? Karena pesantren adalah wahana untuk mengembleng, mendidik para calon pejuang ketika itu dalam melawan penjajahan Belanda di bumi Nusantara ini.

“Dengan tiada bekal yang mumpuni pada saat itu, maka bekal yang harus dimiliki oleh para pejuang ketika itu adalah mental, agama, semangat dan kedekatan diri kepada Allah SWT. Semuanya itu ditempa, diajarkan, dipraktikkan dalam dunia pondok pesantren,” tegas Kang Ni’am.

Dulu pesantren dan santri dipandang sebelah mata, artinya dulu para santri direndahkan dan dikecilkan. Tetapi semakin berkembang dan majunya bangsa Indonesia, maka makin banyak juga tantangan dan rintangan.

Bukankah narkoba telah masuk pada masyarakat Indonesia, pergaulan bebas, kenakalan remaja, minum-minuman keras sudah banyak menyebar di masyarakat kita. Maka satu-satunya yang bisa mengkal semua itu masyarakat harus dididik melalui pondok pesantren.

Oleh karena itu maka kalian sebagai warga pondok pesantren KHAS Kempek ini harus merasa bangga dan harus merasa beruntung. Kalian adalah calon-calon penghuni surga. Kalian adalah calon muttaqin.

Bagaimana tidak menjadi muttaqin? Pesantren adalah lembaga yang mengajarkan santrinya selama 24 jam.
Selama 24 jam kalian hidup bersama dengan kiai dan ustadz, hidup beriringan bersama dengan masjid, hidup ditengah-tengah kumandang adzan dan al-Qur’an.

Kalian harus merasa asyik, hidup dipesantren ini. Betapa tidak, kalian berpadu, bersatu dan terajut dalam Bineka Tunggal Ika. Ada yang dari Cirebon, Brebes, Indramayu, Subang dan daerah lainnya.

Beliau juga dawuh bahwa pada malam hari ini dan hari-hari berikutnya, kalian sebagai santri baru akan mengikuti beberapa materi dan kegiatan tentang kepesantrenan, bagaimana menjadi siswa/santri yang baik, bagaimana cara belajar yang baik sehingga menempuh pendidikan di pesantren/sekolah disini benar-benar sukses seperti apa yang diharapkan oleh para orang tua yang telah menitipkan kalian di pondok pesantren dan sekolah-sekolah yang berada dibawah naungan yayasan KHAS Kempek ini. (KHASMedia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here