Untaian Kata Mutiara dari Kiai Ahsin Syifa Aqiel Siroj

0
204

KHASKEMPEK.COM – Meskipun KH Ahsin Syifa Aqiel Siroj sudah wafat beberapa tahun yang lalu, tepatnya hari Ahad, 23 Jumadil Akhir 1436 Hijriyah, tetapi ilmu pengetahuan yang beliau sampaikan dalam pengajian, laku lampah yang beliau amalkan sebagai suri tauladan dan motivasi serta nasihat-nasihatnya tidak akan bisa dilupakan.

Beliau adalah kiai yang sangat dekat dengan santri. Beliau juga kiai yang ditakuti dan dihormati santri. Bukan karena apa-apa, tetapi karena kealiman dan kezuhudan beliau. Bahkan dalam setiap kesempatan, terutama dalam pengajian, beliau akan banyak memberikan nasihat dan motivasi kepada para santri.

Untuk mengenang beliau, Tim KHASMedia mencoba mencatat nasihat dan motivasi beliau yang dirangkum dari berbagai sumber dalam “Untaian Kata-Kata Mutiara dari KH Ahsin Syifa Aqiel Siroj” berikut ini:

“Nderesa Qur’an sawise sholat meski se-ayat”

(Bacalah Al-Qur’an setelah sholat, meskipun satu ayat)

“Wong sepira sugihe tapi akhlake blesak, langka regane”

(Seberapa pun kayanya seseorang tetapi akhlaknya jelek, tidak akan ada harganya)

“Orang berusaha tanpa doa itu sombong. Orang berdoa tanpa berusaha itu bohong”

“Aja luru pegawean kang dadiaken sembayange angel”

(Jangan mencari pekerjaan yang membuat susah untuk mengerjakan sholat)

“Jangan kau harap bisa berbuat kebajikan di masa depan, ketika masa depan pasti datang, sedangkan kamu sudah tidak ada.”

“Kesabaran itu serupa sarung, menutupi diri dari hal-hal memalukan”

“Jangan membenci pelaku maksiat, malah kita mestinya kasihan padanya. Yang harus kita benci itu kelakuannya”

“Manusia memang lemah. Ada dua macam manusia. Ada yang menjadi mulya dan sempurna karena lemahnya. Ada yang menjadi hina dan kurang karena lemahnya”

“Pemuda itu harus berbuat, aktif, dinamis. Tidak boleh diam, pasif, apatis. Saking harusnya pemuda bergerak, sampai-sampai ada maqolah Arab “Idza lam tanfa’ fa dhurro”. Jika kamu tidak bermanfaat pada orang lain, maka jadilah orang yang berbahaya bagi yang lain”

“Kalau tidak percaya pada seseorang, jangan menyerahkan suatu urusan kepadanya”

“Menjadi orang benar itu harus punya ilmu. Orang yang punya ilmu belum tentu menjadi orang benar. Kecuali kalau mengamalkan ilmunya, maka pasti menjadi orang benar”

“Sakit itu hanya sementara, sekedar menguji kita. Bersyukurkah kita selama sehat. Bersabarkah kita, ketika sakit. Ridhokah kita diberi sakit? Kalau kita bersyukur selama sehat, sabar ketika sakit dan ridho selama sakit, maka kita betul-betul sebagai hamba Allah yang baik (sholeh)”

“Jangan terlalu sering nangga/main di tetangga. Jangan main ke tetangga terlalu lama. Sebab kalau terlalu sering main ke rumah tetangga, atau terlalu lama main di rumah tetangga nanti kehabisan bahan ngobrol. Kalau kehabisan, maka menceritakan keburukan orang lain. Bahkan menceritakan keburukan keluarga sendiri, sampai keburukan diri sendiri pun, dengan tanpa terasa, dibongkar juga, meski dengan dalih yang dibuat-buat”

“Orang mu’min itu harus selalu dalam keadaan baik dan terpuji. Meski dia hidup susah, miskin, sakit atau disakiti”

“Jika kau mengantarkan janazah ke pemakaman, ketahuilah bahwa kamu juga nanti diantarkan janazahmu. Jika kamu mentahlili saudaramu yang telah wafat, ketahuilah kamu juga akan ditahlili”


من أراد الآخرة فعليه بالزهد فى الدنيا
ومن أراد الله فعليه بالزهد فى الآخرة
فيترك دنياه لآخرته وآخرته لربه

“Barang siapa yang menginginkan akhirat, maka berzuhudlah di dunia, dan barang siapa yang menginginkan Allah, maka berzuhudlah di akhirat. Maka dia meninggalkan dunianya untuk akhirat dan akhirat untuk Tuhannya”

Demikian rangkuman “Kata-kata Mutiara dari Almarhum KH Ahsin Syifa Aqiel Siroj” yang bisa kami catat. Sebagai santri beliau, kami berharap, semoga kami bisa mengamalkan setiap ilmu dan nasihat yang telah beliau sampaikan. Semoga kami mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Amin. Lahu Al-Fatihah… (KHASMedia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here