KH Amin Siroj Gedongan, Sosok Kiai Penyayang Kucing

0
345

KHASKEMPEK.COM – Kiai Amin adalah putra kedelapan (bungsu) dari KH Siroj Gedongan. Kiai Amin adalah sosok kiai yang sangat menyayagi binatang kucing. Tak heran, kalau di rumahnya terdapat banyak kucing, beberapa di antaranya ada yang diberi nama seperti Shinta, Thowil (karena bentuknya panjang) dan lain-lain.

Kucing yang dipelihara semuanya kucing lokal atau rumahan, bukan kucing anggora yang harganya mahal. Beliau yang merupakan adik dari Almarhum Kiai Aqiel Siroj ini hanya ingin meniru Nabi Muhammad, yang sangat menyayangi kucing.

Diceritakan oleh H. Benny Saputra (Kang Beny), seorang keturunan Tionghoa yang juga alumni Pesantren Gedongan di acara Mendak ke-5 Ibundanya, Ny Nany Beng. Kang Beny menceritakan bahwa kunci kesuksesan dan kebahagiaan adalah berbakti pada kedua orang tua, menyayangi sesama manusia, fakir miskin serta tidak berbuat kasar pada binatang.

Kang Beny juga menceritakan sosok Kiai Amin Siroj, salah seorang gurunya ketika mesantren di Pesantren Gedongan. Menurut Kang Beny, Kiai Amin adalah sosok yang sangat menyayangi kucing.

Suatu hari, ketika Kang Beny masih mesantren di Gedongan, tiba-tiba Kang Beny dipanggil oleh Kiai Amin.

“Ben, iki mene ana kucing mati. Ditahlili ya,” kata Kiai Amin. Karena yang menyuruh Kiai, maka Kang Beny langsung menjawab “Nggih, Kiai”. Kemudian sesuai perintah kiai, kucing yang mati tadi dikubur kemudian ditahlili.

Kiai Amin juga begitu bahagia ketika ada salah satu kucingnya yang melahirkan. Satu minggu sebelum Kiai wafat, salah satu kucing peliharaan Kiai ada yang melahirkan. Karena bahagia kucingnya melahirkan, Kiai memerintahkan santrinya untuk surak (bagi-bagi uang dengan cara dilempar) sebanyak dua juta rupiah.

“Iki cah ana duit rong juta kanggo surak, syukuran alhamdulillah ana kucing lahiran,” kata Kiai Amin. Subhanallah! Lahu Al-Fatihah… (KHASMedia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here