Empal Gentong, Makanan Khas Cirebon yang Rame Diburu Peserta Kongres IPNU dan IPPNU

0
67
Empal Gendong Cirebon (Foto: Tribunnews)

KEMPEK – Empal Gentong menjadi makanan yang banyak diburu peserta Kongres IPNU XIX dan IPPNU XVIII di Pesantren KH Aqil Siroj (KHAS) Kempek Cirebon Jawa Barat. Pasalnya, para peserta kongres merasa penasaran dengan citra rasa makanan khas Kabupaten Cirebon tersebut.

Salah satu delegasi Kongres IPPN asal Kalimantan, Laela merasa penasaran dengan kuliner yang satu ini. Ya, saya penasaran dan ingin tahu bagaimana rasanya, jelasnya, Ahad (23/12).

Sementara delegasi IPNU asal Provinsi Sumatera Utara, Abib Ali Maulana mengatakan, citra rasa ‘empal gentong’memiliki ciri khas tersendiri, yang tidak dijumpai di daerah lain. Rasanya begitu enak dan memuaskan.

“Rasanya begitu sedap, dan kuahnya pas untuk dinikmati saat lapar,” jelas pria yang menjabat ketua IPNU Cabang Binjari ini.

Empal gentong adalah kuliner khas Cirebon yang cara memasaknya dengan kayu bakar di dalam gentong atau periuk tanah liat. Cara penyajiaannya dengan ditambahkan kucai dan sambal cabai kering giling atau juga bisa disajikan dengan nasi atau lontong. Daging yang digunakan untuk membuatnya adalah usus, babat, dan daging sapi.

“Empal gentong dapat disajikan menggunakan kucai dan sambal berupa cabai kering giling, serta juga dapat disajikan dengan nasi atau lontong,” ujar Darman, salah seorang pedagang empal gentong yang berada di arena Kongres IPNU-IPPNU. .

Dari pantauan NU Online, beberapa pedagang ‘Empal Gentong’ yang menjajakan dagangannya di sekitar lokasi kongres terlihat tak pernah sepi dari pengunjung yang kebanyakan mereka adalah peserta maupun penggembira Kongres IPNU-IPPNU.

Selain empal gentong, beberapa kuliner khas Cirebon yang lain yang bisa dibeli di area kongres antara lain, donceng, tahu gejrot, dan lain-lain. (KHASMedia)

Sumber: NU Online