Santri Kempek Belajar Manasik Haji

Aura kesakralan ibadah haji tidak hanya dirasakan jutaan calon haji asal indonesia di Arab Saudi, namun juga semerbak menular hingga di kota santri, tepatnya di MTM Pondok  Pesantren Kempek. Terlebih saat melihat puluhan santri memakai pakaian ihram sembari mengelilingi ka’bah buatan, pada hari Rabu, (21/05/14) di komplek Yayasan KHAS (Kyai Haji Aqil Siroj) Pondok Pesantren Kempek, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pembelajaran, sehingga nilai nilai yang terekam bisa melekat dan diterapkan di masa mendatang. Kegiatan yang berjalan setiap tahun itu, diikuti kurang lebih 50 santri yang sedang menempuh pengajian kelas Mutammimah.

Acara dibuka pada pukul 08.00 WIB, yang dipimpin dan dipandu oleh putra Almarhum KH Ja’far Shodiq Aqil Siroj, KH Muhammad BJ. Kegitan yang merupakan salah satu syarat untuk naik kelas Alfiyah itu, lengkap dengan mempraktikan rukun haji, dari mulai Ihram (memakai pakaian ihram), wukuf di Arafah, tawwaf ifadzoh, sa’i, tahallul dan tartib, dan wajib-wajib haji yaitu, niat ihram, mabit di muzdlifah, melontar jumrah aqobah, mabit di mina, melontar jumrah Ula, Wustha dan Aqabah pada hari Tasyrik, tawwaf wada’ dan meninggalkan perkara yang diharamkan saat ihram.

“Mudah-mudahan semuanya menjadi haji yang mabrur” tutup Kang Bayan, salah satu peserta pelatihan manasik haji santri kempek tersebut.

Kang Dasuki, koordinatoor praktik ibadah Muhadloroh, MTM Pondok Pesanten Kempek 2014 mengatakan bahwa, ‘’kegiatan yang diadakan setiap tahun itu, bertujuan untuk menanamkan pengetahuan tentang ibadah haji kepada santri-santri. Selain itu juga untuk mempraktekan langsung teori-teori haji yang sebelumnya dijelaskan melalu masing-masing kelas’’.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu, merupakan agenda yang sangat diminati bahkan paling digandrungi oleh santri-santri kempek dari pada praktik-praktik  ibadah yang lainnya.

*Lufaepi