PONPES KHAS KEMPEK GELAR SHOLAT GERHANA MATAHARI

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU 2016-2017

   Bertepatan tanggal 9 Maret 2015 Puku 06:00 WIB. Ribuan santri Ponpes KHAS Kempek bertumpah ruah menuju masjid Al-Jadied untuk bersiap-siap melaksanakan sholat gerhana matahari (Khusyuf Al-syams), atas instruksi dari KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj selaku pengasuh ponpes KHAS Kempek.

“Sholat khusyuf itu sebenarnya sangat lama, pokoke glimpang beli wurung, tapi yang penting kita sholat, kita praktekan ilmu kita”, tutur KH. M. Mushtofa ‘’Aqiel saat pengarahan sholat gerhana.

“ Kadang berilmu banyak, tapi giliran praktek tidak bisa, makannya pada kesempata ini kita akan langsung praktek sholat gerhana yang belum tentu terulang lima atau bahkan sepuluh tahun mendatang”, lanjut KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj yang kerap kali dipanggil Bapak oleh para santrinya.

Sekitar pukul 08.00 Shalat dimulai bersaman gerhana yang sudah mulai total, suasana sholat yang dipimpin oleh Pengasuh ponpes KHAS Kempek tersebut terlihat begitu khusyu, meskipun bagi para santri terasa begitu asing, dengan berdiri, ruku dan sujud yang lebih lama dibanding sholat pada umumnya.

Setelah selesai sholat gerhana, dilanjut dengan khotbah, juga dipimpin oleh KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj, semua tertunduk,  mentadaburi peristiwa alam pada hari itu, ditambah dengan mau’idzoh yang disampaikan oleh sang khotib.

“ Matahari itu banyak member kemanfaatan, untuk menjemur, sebagai tenaga listrik, penghangat badan dan sebagai energi untuk pengobatan, tapi pada hari ini semua itu dirubah oleh Allah, gerhana, menakutkan, gelap dan tertutup, ini menunjukan Allah sedang mendzohirkan kekuasaannya”, tutur  Wakil Rais ‘Aam PBNU itu.

“ Ini pasti akan ada sesuatu, tapi kita harus yakin bahwa ini semua dari Allah SWT. Jangan seperti zaman dahulu, katanya matahari dimakan buto ijo dan orang yang sedang hamil maduk ke kolong, ini adalah tradisi jahiliyah, yang benar adalah ; bertadabur dan bertafakur bahwa Allah mampu menciptakan sesuatu”, lanjut beliau.

Tanpa terasa matahari mulai bersinar kembali, bertanda gerhana sudah selesai, akhirnya pelaksanaan sholat gerhana selesai dengan khidmat.

“Marilah pada hari ini kita perbanyak istighfar kepada Allah, perbanyak sholat sunah serta sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. dan bersedekah”, tutup KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj mengakhiri khotbahnya.

 

KH.M.MUSTHOFA AQIEL SIROJ