HAUL & TASYAKKUR 2014

HAUL & TASYAKKUR 2014

Mengucap Syukur kehadirat Allah,SWT perhelatan Haul dan Tasyakkur Khotmil Qur’an dan Juz ‘Amma 22 November 2014 telah usai, semua agenda acara berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, di mulai dengan pentas Khotmil Juz ‘Amma & Khotimin Khotmil Al Qur’an yang berjumlah 159 (115 Khotimil Juz ‘Amma 44 Khotimil Al Qur’an) di pagi hari, dilanjut dengan pagelaran seni pukul 13.00 WIB, Walimatul Haul (Tahlil) dan Acara malam semuanya berjalan lancar dan sukses.

Meski tidak ada pementasan Khotmil Alfiyah, Haul dan tasyakkur kali ini tidak kalah meriah dengan haul yang sebelumnya, banyak kegiatan-kegiatan baru yang ada di haul sekarang, seperti adanya Pameran Dokumentasi Poto dan Video yang menyajikan poto dan video masyayikh, kegiatan santri dan masyayikh serta bangunan pondok dari masa ke masa, pameran ini mendapat respon positif dari pengunjung salah satunya Ust. Ustmani Alumni Khotimil Alfiyah tahun 2003 “Saya sangat terharu, ternyata pondok ini menyimpan dokumentasi dengan baik, tidak hanya poto ketika saya menjadi khotimin tahun 2003 tapi juga poto – poto khotmil Alfiyah dan Al Quran ketika saya menjadi santri baru, saya ingat betul khotmil Alfiyah kala itu memakai seragam seperti ini (sambil nunjuk poto), pameran ini sungguh menggugah kenangan kami bersama masyayikh terutama Buya Ja’far, dengan memandang wajah beliau kami teringat kebersamaan bersamanya kala ngaji Al Qur’an dan Alfiyah, Jama’ah serta Ziaroh dll. Beliau Ulama yang Sholeh, Istiqomah Mengaji, Sholat berjama’ah dan istiqomah membimbing santri ziaroh, tegas, disiplin dan tak pernah mengeluh,” ungkap alumni dari Brebes ini.

Selain ada pameran dokumentasi, ada juga pementasan seni dari perwakilan masing-masing lembaga, semua lembaga dibawah naungan yayasan KHAS berlomba tampil maksimal dari MTM Putra menampilkan Nadzoman Aqidatul Awwam dengan jumlah personil 50 di komandoi oleh Mas Izzat dan Puisi berantai yang bikin heboh, MTM putri menampilkan Nadzoman Hidayatushibyan oleh santri putrid kelas tamhidiyyah, MTs KHAS menampilkan seni hadroh, SMP KHAS menampilkan Seni Pianika dan terakhir MA KHAS yang dikomandoi oleh Pak Kadiro Cs  menampilkan Seni Musik Gamelan.

Ada perbedaan yang sangat ketara di acara Haul sekarang, karena Haul kali ini dibarengi dengan Pementasan Khotmil Juz ‘Amma menggantikan pementasan khotmil Alfiyah yang dipindah di akhir tahun bersamaan dengan Kutubil Muqorroroh, 

Acara Tahlil yang digelar sore hari ba’da ashar pun menjadi khidmat, ribuan santri, khotimin, wali santri, alumni dan penduduk desa berbondong bonding ngalap berkah dari masyayikh pendiri pesantren bersama masyayikh yang hadir seperti KH.Amin Siroj dari Gedongan, KH.Nawawi Umar, KH Said Aqiel Siroj (Ketum PBNU), KH.Musthofa Aqiel, KH.Ahsin SYifa Aqiel, KH.Niamillah Aqiel dan sejumlah Kyai dari luar pesantren kempek,

Rangkaian acara menjadi meriah ketika acara malam dimulai, diawali dengan penampilan Slide mengenai kiprah pendiri pondok KH.Aqel Siroj dan Buya Ja’far yang bulan April kemarin mendahului kita semua, dengan durasi 17 menit penampilan slide ini membuat semua pengunjung terdiam membisu mengikuti jalannya slide mereka semua seolah masuk dalam penampilan slide tidak sedikit dari pengunjung yang meneteskan air mata tanda kerinduan kepada sang murabbi begitu judul dari slide itu.

Setelah penampilan slide poto yang bikin pengunjung terharu acara berubah drastis menjadi riuh dengan tawa, ketika Ki Enthus Susmono yang belum disebut namanya langsung naik keatas podium, dengan logat khas tegal sang dalang yang juga menjabat sebagai bupati tegal ini mulai beretorika dengan ceplas ceplos tapi masih dalam penampilan yang sopan, ada hal unik ketika beliau tampil, dengan bahasa yang tegas beliau minta diakui sebagai Santri kempek.

Kemeriahan acara ini juga tidak lepas dari penampilan Drum Band dari Al Anwar Ponpes Sarang Jawa tengah, Drum yang tampil di pagi hari dan demo dimalam hari ini mendapat antusias dari pengunjung haul terutama santri putri selain karena memang penampilan Drum band ini begitu indah juga karena dalam personil Drum Band itu ada Mas Shobah putra ke 3 dari Kang Mu.

*Oleh : Rana Girindra Wardana Muhammad

 

 

Siswa SMP KHAS Kempek Belajar Demokrasi Melalui Pemilihan Ketua OSIS

Palimanan – Pembelajaran demokrasi sangat penting sekali bagi warga Negara Indonesia untuk mewujudkan Negara yang damai, dan dalam berdemokrasi tidak memandang usia. Sebagaimana yang dilakukan oleh siswa-siswi SMP KHAS Kempek mewujudkan demokrasi melalui pemilihan ketua OSIS (20/10/14).

Pesta demokrasi ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi SMP KHAS Kempek dengan 6 calon ketua masing-masing putra dan putri yaitu Heri chaIla Gustiawan, Ibadillah, FeriHeryadi, Mansur Maulana, M. Faiq Zamzami, dan Wahyu Agung. Sedangkan untuk calon ketua OSIS Putri adalah Nailul Hana, Umi Isrohati, Aenun Koriah, Habibati Sayidatu, Lana Fauziyah, dan Muntakhobah. Pemilihan ini layaknya pemilihan umum (Pemilu), seperti kampanye untuk mengenalkan diri, memaparkan visi dan misinya, dan tanya jawab dengan audiens.

Dalam kegiatan ini turut dimeriahkan oleh Marching Band Gita Cakrabuanadari SDN 1 Kebonturi yang mengiring para kandidat bersama siswa-siswi mengelilingi yayasan.

Ketua panitia pemilihan ketua OSIS Seprudin Juhri menerangkan, dengan adanya pemilihan ini diharapkan siswa-siswi menyadari pentingnya demokrasi. Proses pemilihan ketua OSIS itu untuk mengajarkan para pelajar menanamkan sifat demokrasi kepada para pelajar. Sehingga nantinya kalau mereka sudah memiliki hak pilih dalam pemilu maka diharapkan kesadaran untuk memberikan hak suaranya lebih tinggi sehingga menekan angka golput. “Itu adalah pengalaman baru buat pelajar yang duduk di kelas VII mereka diajarkan untuk berpartisipasi di sekolah” paparnya. Senada denganJuhri, kepala sekolah melalui wakasek humas, Najhah Barnamij mengatakan bahwa pemilihan jangan dianggap main-main. “Pemilihan ketua OSIS ini dari, oleh, dan untuk siswa, oleh karena itu tidak boleh blangko” ujarnya.Sekitar 626 siswa-siswi ikut ambil bagian memberikan aspirasinya.

Dalam hasil pemilihan tersebut Lana Fauziyah berhasil menang telak dengan memperoleh 91 suara dan berhak menjadi ketua OSIS putri. Sedangkan untuk putra dimenangkan oleh M. Faiq Zamzami dengan memperoleh 77 suara. Sementara surat suara yang blangko sebanyak 29 suara.

Muhammad Tsana

PERKENANKAN KAMI MENJADI TITIK DALAM GARISMU

 Jika segenap rasa dapat kami wakilkan dalam sebuah garis,
mungkin kami akan membuat sebuah garis yang sangat panjang
Dan kami tak akan pernah berhenti membuat garis itu
hingga segenap rasa dalam jiwa ini akan mengisi penuh garis itu

Garis itu begitu lurus!
Tak peduli jika garis itu menaiki gunung, menurunu lembah,
melintasi sungai, menyambangi muara,
bahkan mengarungi samudera

Garis itu begitu jelas, nyata dan tak mungkin sirna
karena garis itu begitu membekas dan meresap dalam jiwa
gerak lakumu, desah nafasmu, hingga sorot matamu yang selalu menyala

Garis itu adalah seluruh peristiwa dan kisah yang pernah singgah
yang bercerita tentang seorang lelaki yang tak hanya indah,
tapi juga sederhana namun tetap gagah

Engkaulah garis lurus itu,buya
Garis lurus itu adalah cemeti yang dipenuhi cinta demi mencambuk kesalahanku
Garis lurus itu adalah teriakan yang dipenuhi kesungguhan dapat menampar kesalahanku
Garis lurus itu adalah sorot mata kasih sayangmu yang akan membuat diri kami membeku

Engkaulah garis itu,buya
Garis lurus yang selama ini hanya kupahami sebagai amarahmu
Garis lurus yang selama ini hanya kumengerti sebagai kebencianmu
Garis lurus yang selama ini hanya kusadari sebagai tabiatmu
Ternyata, semua anggapan kami keliru
Betapa semua itu adalah tanda cinta darimu

Engkaulah garis itu, buya
Seperti tongkat yang mendampingi bacaan Al-quran yang selalu kau ajarkan
Seperti terompah yang menemani setiap langkahmu dalam menyulam masa depan
Seperti kopyah yang menungi setiap gundah lalu kau berdiri untuk menuntaskan

Buya,
Jika seluruh rasa kami adalah garis,
Pasti garis yang kami buat akan sangat panjang
Karena melukiskan segenap rasa tentangmu,
tak akan cukup dalam balutan waktu dan ruang
Rasa rindu menanti tatapan matamu
Rasa bahagia melihat senyum sederhanamu
Rasa hanyut mendapati semangat perhatianmu
Rasa haru melukiskan perjuanganmu
Rasa bangga menyaksikan kehebatanmu
Rasa hening mendengarkan bacaan Qur”anmu
Rasa khusyuk menajdi makmum dalam shalatmu
Rasa sepi menantikan bacaan tahlilmu
Dan rasa duka menyadari kepergianmu
Rasanya, suara menggetar darimu masih terasa,
Betapa engkau selalu yakin, seyakin-yakinnya
Seperti keyakinan matahari yang terbit dari timur menebarkan cahaya

Buya,
Mungkin kami tidak akan pernah mampu sepertimu
yang berani bertindak di saat yang lain masih ragu
yang berani berteriak di saat yang lain memilih bungkam
yang berani terus melangkah di saat yang lain menyerah pasrah

Buya,
Engkau bukan hanya mengajari kami tentang kesempurnaa bacaan
Tapi engkau tuntun kami untuk waspada menghadapi kehidupan
Buya,
Engkau bukan hanya melatih kami untuk bersemangat dalam perjuangan
Tapi engkau bimbing kami dalam menekuni kesabaran

Buya,
Engkau bukan hanya meminta kami untuk selalu bersyukur
Tapi engkau antar kami untuk tetap jernih dalam tafakkur
Buya,
engkau bukan hanya membacakan deretan tawasul dan tahlilan
Tapi engkau layani kami agar hidup dalan kerukunan dan keadilan
Buya,
kepada canda dan tawamu, kami akan selalu rindu
kepada hangat penyambutanmu, kami akan selalu rindu
kepada ketulusan dan kasih sayangmu, kami akan selalu rindu
kepada tarhiman yang engkau panjatkan dujung malam, kami akan selalu rindu
Kepada setiap gerak gerik tubuhmu, kami akan selalu rindu
kepada……
garis lurus yang telah engkau guraytkan, kami akan selalu rindu

buya
Kami sangat yakin, betapa engkau tak akan pernah pergi
Karena jejak dan karyamu terlihat nyata di setiap sudut ini
Terima kasih, buya
tanpa lelah, tanpa menyerah,
segenap waktumu telah engkau habiskan untuk mengajari kami yang selalu gelisah tanpa kesedihan dan rasa bosan,
sisa usiamu telah engkau sempurnakan dalam memberi uswah tentang pengabdian
buya,
Meskipun langkah kami tertatih-tatih
Kami akan terus menyusuri jalan terjal berliku
Demi menemukan wajahmu, di setiap sudut waktu
buya,
Jika memang masih ada sisa waktu,
Perkenankan kami
menjadi
diantara titik
dalam garis lurusmu…….
(dari anakmu yang selalu merindu)

MA KHAS Kempek : Berkabung

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Kullu nafsin dzaaikotul mauut..

SEGENAP KELUARGA BESAR
MA KHAS KEMPEK PALIMANAN CIREBON
MENGUCAPKAN BELA SUNGKAWA YANG SEDALAM DALAMNYA
ATAS BERPULANGNYA BAPAK SUPRIYONO, S.Pd KE HARIBAAN ALLAH SWT.
PADA HARI KAMIS, 09 OKTOBER 2014.
(GURU MAN MODEL BABAKAN CIWARINGIN DAN GURU SEBIOR di MA KHAS KEMPEK PALIMANAN CIREBON)

SEMOGA AMAL IBADAH DAN PENGABDIAN BELIAU DI DUNIA PENDIDIKAN
MENDAPATKAN RIDLO DAN TEMPAT YANG PALING LAYAK DISISI ALLAH SWT.

SEMOGA KELUARGA YANG DITINGGALKAN DIBERI KEKUATAN DAN KESABARAN. AMIN….

DARI KAMI WAHAI BAPAK GURU
“ALLAHUMMAGHFIRLAHU WARHAMHU WA’AFIHI WA’FUANHU”

AMINN….

KEPALA MADRASAH,

TTD

H. AHMAD ZAENI DAHLAN, Lc., M.Phil.

PERGAMANAS 2015

Untuk kesekian kalinya Pondok Pesantren kita dipercaya menjadi tuan rumah acara tingkat Nasional, setelah acara Seminar International 2012 dan  Musyawarah Nasional Nahdlatul Ulama (MUNAS NU) tahun 2012, Insya Allah  pada tangga 7-14 Januari 2015 akan diselenggaraan Perkemahan Regu Penggalang Pramuka Ma’arif NU Nasional (Pergamanas).

Dukungan dari segenap Alumni, Wali Santri dan Instansi terkait menjadi salah satu modal utama sukses tidaknya  acara tersebut diatas, oleh karena itu mari kita dukung penuh acara PERGAMANAS di Ponpes KHAS Kempek, Suksesnya acara Kesuksesan Buat kita Semua,

Salam Pramuka.

PILSIS MA KHAS Kempek 2014-2015

Dari Rakyat, oleh Rakyat untuk Rakyat, kata-kata ini mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga kita,ya,, itulah salah satu arti Demokrasi yang digembar gemborkan oleh Abraham Lincold, (Presiden Amerika ke 16) , Demokrasi pada substansinya adalah sebuah proses pemilihan yang melibatkan banyak orang untuk mengangkat seseorang yang berhak memimpin dan mengurus tata kehidupan komunal mereka. Dan tentu saja yang akan mereka angkat atau pilih hanyalah orang yang mereka sukai. Mereka (pemilih)  tidak boleh dipaksa untuk memilih suatu sistem tertentu yang tidak mereka kenal atau tidak mereka sukai. Mereka berhak mengontrol dan mengevaluasi pemimpin yang melakukan kesalahan, berhak mencopot dan menggantinya dengan orang lain jika menyimpang

Belajar Demokrasi

Dengan tujuan belajar berdemokrasi inilah yang membuat OSIS MA KHAS menggelar pemilihan langsung Ketua dan wakil ketua OSIS periode 2014-2015 M (PILSIS 1415)  Akromi, SH.I, S.Pd.I. selaku Waka urusan Kesiswaan sekaligus sebagai Pembina OSIS 2014-2015 Akromi menegaskan bahwa pemilihan Ketua dan Wakil ketua OSIS sekarang ada delapan calon, “Alhamdulillah Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS kali ini cukup ramai karena kita memiliki Delapan Calon, empat Calon dari Putra dan Empat Calon dari Putri, dari pemilihan ini nanti akan menghasilkan dua ketua OSIS yaitu Ketua OSIS Putra dan Putri, karena di Madrasah Aliyah KHAS ini OSIS putra dan Putri dipisahkan”

Layaknya pemilihan yang berlaku pada umumnya, PILSIS di MA KHAS juga digelar dengan dua tahap, hari pertama yaitu tanggal 24 September digelar kampanye dari para calon,dalam kesempatan ini semua calon harus berani tampil kampanye naik ke atas panggung dengan memaparkan Visi Misi, Program kerja lengkap dengan strategi yang akan dilakukan, setelah selesai pemaparan maka semua pemilih berhak untuk mengajukan pertanyaan kepada salah satu atau semua calon, antusias dari para calon dan pemilih membuat acara kampanye ini berlangsung meriah baik di Putra maupun Putri, “PILSIS kali ini akan dilaksanakan selama dua hari, hari pertama yaitu tanggal 24 September untuk Kampanye dan Hari kedua 25 September untuk Pencoblosan”  ujar Afifah selaku Ketua OSIS sekaligus Ketua Panitia masih menurut Siswi asal Palembang tersebut PILSIS kali ini memiliki durasi yang sangat cukup dari PILSIS sebelumnya “Patut disyukuri bahwa PILSIS kali digelar dengan waktu yang cukup, mudah mudahan ini menjadi pertanda bahwa OSIS dicintai oleh Kepala Madrasah, Dewan Guru dan Warga MA KHAS secara umum.” Harapnya.

Hari kedua (25 September 2014) adalah hari pemilihan, dimana pemilih atau Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak  1.250 memilih salah satu calon yang telah dinyatakan lulus oleh panitia , tidak hanya Siswa saja yang berhak mencoblos tetapi dewan guru dan TU juga memiliki hak suara yang ditujukan kepada salah satu calon baik di OSIS Putra maupun Putri.

Acara yang akan di gelar di Lapangan Madrasah Aliyah KHAS dari Pukul. 13.00 – 16.00. WIB ini akan dimulai dengan sambutan dari Kepala Madrasah  Bapak H.Ahmad Zaeni dahlan Lc,M.Phil.

Oleh : Lela Nurmalasari

Siswi Kelas XII IPA 3 / Wakil Ketua OSIS 2013-2014

 

 

1 3 4 5 6 7 14