MA KHAS Kempek Sambut Kurikulum Baru

Memasuki Tahun Pelajaran Baru 2014-2015, Madrasah ‘Aliyah (MA) KHAS Kempek mengadakan Acara In House Training (IHT) dengan tema “Mampukah Kurikulum 2013 menjawab tantangan peningkatan kompetensi guru”, IHT ini diselenggarakan selama dua hari dimulai dari tanggal 08 sampai 09 Agustus 2014 dan bertempat di Kampus MA KHAS Kempek.

Tujuan utama dari kegiatan diatas mensosialisasikan kepada tenaga pendidik yang ada di MA KHAS Kempek agar memahami Kurikulum 2013 (Kurtilas) sehingga amanah dari Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional bisa terwujud di Sekolah yang sudah 11 tahun berdiri ini.

Narasumber di hari pertama diisi oleh Drs.H.KHUMAEDI, M.Pd (Kepala Madrasah MAN 1 Kabupaten Cirebon) beserta TIM, dengan materi yang beliau suguhkan yaitu “Implementasi Kurikulum 2013″ dan dihari kedua diisi oleh Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon Drs.Shobirin Tajam,M.Pd.I.

Acara yang dimulai tepat pukul 13.00 dan berakhir Pukul 17.00 WIB ini terbilang sukses, dari 61 jumlah tenaga pendidik di MA KHAS Kempek hampir semuanya hadir dan mengikuti jalannya acara sampai selesai ” Alhamdulillah, Acara ini berjalan lancar dan sukses, setelah acara ini selesai, kami rekap jumlah kehadiran guru dan ternyata 89% teman-teman guru mengikuti acara ini.” Ujar Madrohim, S.Pd Selaku Ketua Panitia dan Waka Kurikulum.

pernyataan guru yang masih melajang tersebut pun di perkuat oleh Nur Kholik, S.Pd.I selaku Bendahara Acara ” Acara IHT tahun ini meriah karena hampir semua guru hadir, yaa mungkin karena Dewan Guru ingin tahu betul mengenai kurikulum baru yang diwajibkan pemerintah ini” begitu komentarnya.

Peserta pun merasakan betul manfaat dari acara tahunan ini, sebut saja Supriono, S.Pd. salah satu guru MA KHAS Kempek yang mengikuti acara dari awal sampai Akhir begitu memahami dan mengerti betul tujuan, isi dan maksud dari Kurtilas ” Pada dasarnya ada tiga hal yang harus diperhatikan , Pertama : Bagi tenaga pendidik harus mempersiapkan diri menyambut Kurtilas yang berbeda dengan KTSP, Kedua : Bagi Lembaga agar mempersiapkan Administrasi dan Super Visi baik Pengawas Kemenag Kabupaten ataupun Kemenag Provinsi, Ketiga : Bagi siswa diharapkan bisa menjalani proses belajar menyenangkan dan memadukan dengan tren yang ada di masyarakat”  begitu salah satu kesan yang beliau ungkapkan selesai mengikuti acara yang di buka dan ditutup oleh Kepala Madrasah H. Ahmad Zaeni Dahlan, Lc.M.Phil ini.