Kang Said Restui berdirinya FORSASPEK

KHAS KEMPEKBerawal dari kegundahan alumni-alumni Kempek yang sedang menimba ilmu  di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, terhadap tidak adanya wadah atau perkumpulan yang bisa meberikan wadah bagi setiap santri atau alumni yang pernah mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Kempek Cirebon.

Dengan kegundahan yang secara terus-menerus menumpuk, dengan tanpa ada celah untuk merekfleksikan atau menyalurkan setiap kegundahan tersebut, sehingga lama-kelamaan akan menjadi bom waktu atas kegundahan tersebut, maka secara perlahan bom waktu itu pun benar-benar meledak pada tanggal 26 Oktober 2014, dengan di adakannya kumpulan di daerah Ciputat yang dihadiri oleh  sebagian alumni-alumni kempek yang berada di Jakarta, tepatnya di Masjid Fathullah depan kampus Uin Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada pertemuan tersebut, pembicaraan masih berkisar tentang penting-tidaknya membuat sebuah perkumpulan baru bagi para alumni-alumni yang berdpmisili di Jakarta, yang tujuannya adalah tidak lain sebagai ajang untuk merajut silaturahim antar sesama alumni.

Pada pertemuan tersebut, akhirnya lahirlah sebuah embrio untuk mendirikan perkumpulan yang ruang lingkupnya tidak hanya mencakup santri-santri yang berstatus mahasiswa saja, karena dominasi alumni pesantren Kempek yang berada di Jakarta dan sekitarnya lebih menjurus kepada bidang profesi pekerja dan pedagang, dan oleh karena itu untuk mengelaborasi realita tersebut, maka perkumpulan yang nantinya akan dibentuk itu bukan khusus hanya mahasiswa saja. Maka sebuah keharusan untuk membuat kumpulan atau nama baru yang bisa merangkul semua kalangan, baik mahasiswa, pedagang, pekerja dan lain sebagainya, dengan tetap menginduk terhadap perkumpulan santri dan alumni yang sudah berdiri sejak lama seperti  IMSAK (Ikatan Mahasiswa Santri Kempek).

Untuk mematangkan pembicaraan tentang pembentukan sebuah perkumpulan santri dan alumni, maka dua minggu setelah kumpulan pertama tepatnya pada hari Minggu tanggal 9 November 2014, penulis kembali mengadakan kumpulan yang bertempat di Kota Tua Jakarta Utara  untuk menindaklanjuti pembicaraan yang sudah di mulai ketika dulu di Ciputat. Akhirnya pada tanggal 9 November 2014 tepat jam 01:00 siang, di bentuklah forum perkumpulan alumni santri yang menaungi seluruh santri dan alumni Kempek yang berada di daerah JABODETABEK dengan nama kala itu FORRESPEK (Forum Rembug Santri Kempek) dengan sama-sama merumuskan landasan dasarnya, tujuan pembentukannya, dan misi kedepannya. Pertemuan yang keduapun dihadiri oleh 10 perwakilan santri dan para alumni diantaranya, Ahmad Nizar, Ja’far Shodiq, A. Ja’far S, Lufaefi, Munshorif, Makrus, Siti Rohmah, Siti Masitoh dan Nasriyatul wara al-hasyim.

Salah satu hasil keputusan pada pertemuan di Kota Tua, penulis di daulat sebagai Ketua dari FORRESPEK dengan di bantu Sekretaris: Siti Rohmah, Bendahara: Lufaefi dan Humas: Makrus. Dengan pertimbangan belum banyaknya alumni yang bergabung dengan FORRESPEK maka strukturalisasinya masih sebatas ketua, skretaris, bendahara dan humas saja.

Adapun sebagai sarana  untuk mendapatkan keberkahan, maka penulis berusaha untuk menghadap kepada salah satu masyayikh kempek yang berdomisili di Jakarta, Prof. Dr KH Said Aqiel Said Siroj, untuk meminta restu dan pengarahan atas berdirinya forum bagi santri dan alumni kempek yang berdomisili di Jakarta. Namun ternyata di luar dugaan nama FORRESPEK yang awalnya sudah di tetapkan sebagai nama forum kurang di setujui oleh  kang Said -sapaan akrab bagi beliau-, karena beliau lebih setuju dengan menggunakan kata “silaturahim” bukan kata “rembug”, lalu pada jam 01:18 dini hari,  tanggal 17-November 2014 di CIGANJUR, ditetapkanlah nama forum bagi santri dan alumni Kempek yang berdomisili di JABODETABEK (Jakarta, Bogor, depok, Tanggerang dan Bekasi) adalah FORSASPEK (Forum Silaturahm Alumni Santri Kempek), dan akhirnya, alhamdulillah nama itu secara perlahan semakin akrab dengan kami, para Alumni Kempek.

Salah satu kegiatan rutintias yang selalu mewarnai perjalanan FORSASPEK adalah Kajian Bulanan dan temu Alumni yang Alhamdulillah sudah berjalan selama 3 bulan berturut-turut dan bertempat di pondok pesantren Luhur-al-Tsaqafah (Pesantrennya kang Said).

Harapan dan Tujuan dengan adanya Forum FORSAPEK ini, bisa terus terjalin ukhuwwah atau persaudaraan antara sesama alumni untuk sama-sama berkhidmah kepada pesantren yang dulu pernah mendidik dan mengajari kita berbagai macam ilmu. Oleh karena itu, atas nama pribadi saya sebagai Ketua FORSASPEK meminta doa, dukungan, dan dorongan dari semua pihak agar bisa memperkenalkan pesantren KEMPEK kepada seluruh masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

AHMAD NIZAR IDRIS SUBHI*

*Penulis bisa dihubungi lewat email, neizerdakhil@gmail.com, atau twiiter Nizar_Presto, atau Facebook Nizar Presto.