Category Archives: Sejarah

Materi Dan Sistem Pengajian

Sebagai Pesantren Salafiyah (Tradisional), Pesantren Kempek dalam menyelenggarakan pendidikan berorientasi pada materi pelajaran Keagamaan dengan kajian kitab – kitab kuning, seperti : Al Qur’an (pola khusus) yang bisa diselesaikan antara 4 – 6 tahun dan kajian kitab – kitab klasik karangan Ulama Salaf (biasa diistilahkan dengan kitab kuning) dengan menggunakan system Bandongan, Sorogan, Musawarah dan Klasikal.

Dalam menerapkan system klasikal, Pesantren Kempek berbeda dengan system – system klasikal yang biasa diterapkan dilembaga – lembaga pendidikan formal (Madrasah) pada umumnya. Sistem klasikal yang diterapkan adalah system yang mengacu pad kitab – kitab kajian yang diistilahkan dengan Muhadhoroh.

Di MTM Pondok Pesantren Kempek, Lembaga Muhadhoroh adalah lembaga khusus yang menangani pengajian pondok pesantren. Kurikulum yang digunakan Muhadhoroh merupakan kurikulum yang umumnya digunakan oleh pondok pesantren salafiyah/tradisional, yang materi wajibnya adalah kitab kuning karya ulama salaf.

Di Muhadloroh inilah, santri mengikuti pengajian dari kelas paling bawah sampai paling atas. Dengan semakin banyaknya santri yang mesantren, maka Muhadhoroh dikelola dengan manajemen yang modern, mulai dari struktur kepengurusan, sistem kerja, keuangan, tata-tertib, hingga pola hubungan dengan wali santri.

Visi dan Misi

 

 

 

 

Visi:

    Al-Muhaafadhu ‘alaa qodiimi as-shoolih wa al-akhdzu bi al-jadiidi al – ashlah
   

 

 

Misi:

1. Membekali santri dengan ilmu agama khususnya penguasaan terhadap literature kitab-kitab kuning

2. Mempersiapkan santri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi inovatif yang berwawasan social kemasyarakatan

3. Membentuk pribadi santri yang mampu berprilaku religious membiasakan berfikir yang mencapai level diskorveri, inovasi dan kreasi

 

 

 

 

Organisasi Kelembagaan

Yayasan Kyai Haji Aqiel Siroj (KHAS) adalah Yayasan yang menaungi Majlis Tarbiyatul Mubtadi-ien (MTM)  Pondok Pesantren Kempek. Adapun susunan pengurus Yayasan KHAS adalah sebagai Berikut:

1.    Pengasuh / Ketua Yayasan        : BUYA H. Ja’far Shodiq Aqiel Siroj
2.    Pengasuh                              : Prof. Dr. KH. Said Aqiel Siroj, MA
3.    Pengasuh                              : KH. Musthofa Aqiel Siroj
4.    Pengasuh dan Pimpinan Majlis  : KH. Ahsin Syifa Aqiel Siroj
5.    Pengasuh                              : KH. Ni’amillah Aqiel Siroj, M.Pd
6.    Sekretaris Yayasan dan Pondok  : KH. Ahmad Zaeni Dahlan, Lc.,M.Phil
7.    Bendahara Yayasan dan Pondok : KH. Muhammad Bj, Lc
8.    Kepala Bidang Pendidikan        : K. Ghufroni Mashuda, S.PdI
9.    Kepala Bidang Kesahatan         : Ust. Ahmad Nahdi Bj, S.PdI
10.    Kepala Bidang Keputrian        : Ny. Hj. Tho’atilah Ja’far, S.PdI
11.    Kepala Bidang Ekonomi         : Ny. Najhah Barnamij, S.E.I
12.    Kepala Bidang Humas            : Nurkholik, S.PdI
13.    Kepala Bidang Keamanan        : Ust. Syibro Malisi Sadzali

Sejarah Singkat Pondok Pesantren

Secara garis besar, Pondok Pesantren Kempek didirikan pada tahun 1908 oleh Mbah KH. Harun Putra pasangan KH. Abdul Jalil (Pekalongan) dengan Ny. Hj. Hafsah (Kedongdong). Nama Pesantren Kempek diambil dari nama desa Kempek kecamatan Gempol Kabupaten Cirebon yang terletak dengan
kota kecil Palimanan, kurang lebih 14 KM arah barat kota Cirebon. Beliau mengajarkan Nahwu dan Shorof serta kitab kuning lainya yang kelak menjadi kitab dasar yang wajib dipelajari oleh santrinya.

 

Setelah Mbah KH. Harun wafat (23 Maret 1935) Pimpinan pesantren dipegang oleh putra beliau yang tertua yakni KH. Yusuf Harun. Kemudian setelah beliau meninggal, Pesantren diteruskan oleh adiknya KH. Umar Sholeh Harun dibantu oleh Saudara – saudaranya. Disaat inilah diperkenalkan baca Al Qur’an dengan pola khusus ala Kempekan yang kelak merupakan tradisi dan ciri khas Pesantren Kempek.  Setelah beliau wafat (22 Maret 1999) Pesantren Kempek dipegang oleh putra tunggalnya   KH. Nawawi Umar sampai sekarang.

 

Untuk mengefektifkan penanganan pendidikan, pad tahun 1960 KH. Aqiel Siroj berasal dari Pesantren Gedongan (Menantu Mbah KH. Harun) mendirikan Majlis Tarbiyatul Mubtadiien (MTM) yang merupakan satu kesatuan system Pesantren Kempek yang tak terpisahkan. Setelah beliau wafat  (KH. Aqiell Siroj wafat pada tanggal 17 Muharam 1411 H. Bertepatan dengan tanggal 10 Agustus 1990 M. Pukul 09.55 WIB), MTM berkembang menjadi dua kawasan ; MTM Al-Qodiem masuk wilayah Kecamatan Gempol (th.1960 NSP.512.32.11.28.217) dan MTM Al-Jadied masuk wilayah Kecamatan Palimanan ( th.1990 NSP.512.32.11.18.216 ) serta di pimpin oleh putra tertuanya Buya  H. Ja’far Shodiq Aqiel Siroj. Dan untuk menaungi MTM ini, beliau bersama adik – adiknya yakni Prof. DR. KH. Said Aqiel Siroj, MA (Ketua Umum PBNU Th. 2010-2015) KH. Moh. Musthofa Aqiel Siroj (Mubaligh-Katib Suriyah PBNU), KH. Ahsin Syifa Aqiel Siroj, KH. Ni’amillah Aqiel Siroj, kemudian pada tahun 1995 mendirikan Yayasan Kyai Haji Siroj (KHAS).

 

 

Dan dalam perkembangan selanjutnya (sekarang) Yayasan tersebut memiliki beberapa unit pendidikan yakni Pengajian Salafi        (Muhadhoroh MTM Putra Putri), Madrasah Tsanawiyah (MTsS KHAS Kempek, tahun 2002), Madrasah Aliyah (MAS KHAS Kempek, tahun 2003), Sekolah Menengah Pertama (SMP S KHASKempek, tahun 2009 ) dan Majlis Dirosah Ilmiah (Al-Ghadier, th.2009 NSP.510.032.09.0629) serta sudah di buka Pondok Pesantren Tsaqofah di Ciganjur, Jakarta yang diasuh oleh Prof.Dr.KH. Said Aqiel Siroj, MA.