Category Archives: MTM Putri

Madrasah Putri sambut akhirussanah dengan Musabaqoh

MTM Putri, Menjelang akhir tahun madrasah putri sambut dengan berbagai kegiatan, diantaranya musabaqoh. Seperti biasanya, musabaqoh diadakan setiap tahun sebagai ajang kompetisi antar asrama dan sebagai uji kemampuan siswi selama satu tahun penuh.

“Diadakannya musabaqoh atau perlombaan ini sebagai unjuk kemampuan yang dimiliki siswi selama belajar di madrasah putri” tutur M. Syifa selaku ketua panitia musabaqoh 2014.

Disamping sebagai menguji kemampuan siswi juga memberikan pelajaran akan pentingnya kerjasama tim satu asrama dan menjunjung sportifitas.

Syifa berharap dalam mengikuti musabaqoh siswi tidak untuk mencari lawan. “peserta musabaqoh bukan untuk mencari lawan siapa pinter siapa bodoh” ungkapnya saat membuka musabaqoh, selasa (10/06/2014).

Pada tahun ini ada 13 perlombaan yaitu Cerdas Tangkas Asrama (CTA), qiro`atul kutub, muhafadhoh, muhafadhoh grup, kaligrafi, qiro`ah, puisi, khitobah, drama, marhabanan, MC, membuat kue tradisional, dan busana muslimah.

Musabaqoh ini berlangsung  selama satu minggu mulai tanggal 10-16 Juni yang diikuti oleh seluruh santri putri melalui penyeleksian dari ketua masing-masing asrama. Semua musabaqoh dipusatkan di ruang kelas madrasah putri.

m_tsana

 

Profil Majelis Tarbiyatul Mubtadiaat (MTM) Putri

MAJELIS TARBIYATUL MUBTADI-AAT
(MTM)
 
MTM-Putri adalah bagian dari pondok pesantren Majelis Tarbiyatul Mubtadi-ien dibawah naungan yayasan KHAS Kempek yang tidak lain di asuh pula oleh buya KH. Ja’far Aqiel dan dibantu oleh putra-putrinya. Putri pertama beliau Nyai Hj. Tho’atillah Ja’far yang mengemban amanah untuk memimpin MTMPutri.
MTM Putri ini memiliki dua komplek, yakni komplek al-qodimah dan al-jadiedah.Komplek Al-qodiemah dibagi menjadi tiga asrama; asrama sayyidah zainab, asrama robi’ah al-adawiyah dan asrama tsuwaibah aslamiyah. Dan komplek al-jadiedah terdiri dari empat asrama yaitu khodijah al-kubro, Fatimah azzahro, sayyidah aisyah dan afifah harun. Dan akan menyusul asrama baru rusunawi yang masih dalam proses pembangunan.
 Sistem pendidikan di Majelis Tarbiyatul Mubtadi-aat menggunakan sistem madrasah(kelas). Yang terdiri dari dua jenjang yakni marhalah wustho; kelas 1,2,3,4 dan marhalah ‘ulya; kelas 1,2&3. Namun ada juga program diluar madrasah seperti mengaji al-qur’an, sorogan kitab kuning, tashrifan,lalaran juga jam’iyah malam jumat atau biasa disebut marhabanan. 
  Seiring berjalannya waktu, jumlah santri MTM Putri meningkat semakin pesat. dan sampai saat ini dihuni oleh sekitar 700 santriwati dari berbagai daerah baik jawa maupun luar jawa.
 Pimpinan MTM Putri dalam melaksanakan tugas tidak lepas dari bantuan jajaran pengurus dipondok yang diketuai oleh seorang ketua pelaksana dan dibantu oleh dewan harian. adapun dewan pengajar dimadrasah diisi oleh para nyai langsung serta ustadz dan ustadzah yang tidak lain adalah santri senior sejumlah 38 guru. MTM Putri selalu berbenah diri untuk terus meningkatkan kualitas juga kuantitasnya, terbukti tidak sedikit prestasi yang diraih oleh santriwati baik skala regional maupun nasional dalam berbagai jenis lomba seperti musabaqoh qiroatul qur’an musabaqoh qiroatul kutub pidato berbahasa arab dan lomba baca puisi.

TAHLIL SEBAGAI PEMBUKA PEMBANGUNAN RUSANAWA PUTRI

Kempek, Program Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) pada 2013 salah satunya adalah merencanakan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di 200 pondok pesantren seluruh Indonesia.

Selama 2010 hingga 2012, Kemenpera sudah membangun 82 unit rusunawa pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada Tahun 2013, Kemenpera  merencanakan naik dua kali lipat, hingga 200 unit yang tersebar di 28 provinsi dan 160 kabupaten/kota, Program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah untuk dunia pendidikan dan umat Islam di Indonesia.

Dalam Program Kemenpera tersebut.  Majlis Tarbiaytul Mubtadi-ien  Pondok pesantren Kempek Cirebon mrupakan salah satu Pondok Pesantren yang mendapatkan pembanangunan Rusunawa yang diperuntukan bagi Santri Putri.

Tepatnya pada tanggal 3 Desember 2013 pembangunan Rusunawa dibuka dengan Tahlil bersama yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pon Pes Kempek Abuya H. Ja’far Shodiq Aqiel yang diikuti oleh Pengurus Pondok dan santri kempek.

Sudah merupakan tradisi Pondok Pesantren Kempek Tahlil merupakan pembuka setiap pembangunan di Ponpes Kempek seperti tahun lalu dalam pembanguan Gedung-gedung  Sekolahan, GOR MUNAS dan RUSUNAWA PUTRA yang juga dibuka dengan Tahlil bersama yang tentunya  untuk  mengharapkan kelancaran dan kesuksesan pembangunan tersebut.

Dalam Acara pembukaan tersebut Abuya H. Ja’far Shodiq Aqiel sedikit bercerita bahwa awal perencanaan pembangunan Rusunawa bermula ketika Kementerian Perumahan Rakyat H. Djan Faridz bersama ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. KH. Sa’id Aqiel Siroj MA, berkunjung ke MTM Pon Pes Kempek Cirebon dalam kunjungan tersebut H. Djan Faridz menyempatkan diri berkeliling melihat suasana Pondok Pesantren dan beliau terkejut setelah melihat ada  beberapa kamar yang satu kamarnya masih di tempati 20-25 santri dengan keaadaan tersebut  beliau H. Djan Faridz  berinisitif akan membangunkan Rusunwa.

Dengan diadakannya Tahlil tersebut Abuya H. Ja’far Shodiq Aqiel berharap dan berdo’a semoga dalam  pembangunan ini diberikan kemudahan, kelancaran dan keselamatan dan tanpa adanya halangan  yang bararti. Amin .. Amin Ya Robbal ‘Alamin.
*Sururi Zulfa