Category Archives: Seputar Kempek

KHAS KEMPEK MEMANGGIL ANDA

Kepada Teman-teman, kami memanggil anda menjadi bagian dari Yayasan KHAS Kempek Cirebon untuk menjadi Dosen dan Karyawan STIKES KHAS Kempek,

Hubungi Admin Web, FB @Khaskempek, SMS/WA pak Arif An Najah No HP (0877 1039 3339) Pak Upid Abdul Mufid (0822 4083 3999) atau Pak Nurkholik Tawan(0856 2494 8007) 

Terima kasih. Sebarkan info ini seluas-luasnya kepada teman dan kerabat.Terima Kasih

DAFTAR ULANG SANTRI BARU

11801079_875474639213730_77273047_o

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kepada Seluruh Calon Santri baru Ponpes KHAS Kempek Cirebon; Bahwa Daftar Ulang Akan dimulai Hari Senin, 27 Juli 2015 s.d. Kamis 30 Juli 2015; Mulai Pukul 09.00 s.d. 17.00 WIB. Bagi Yang sudah mendaftarkan diri dan sudah mendapatkan Formulir, Harap membawa Berkas Persyaratan berikut dengan Administrasi Lainnya. Terima Kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

INFORMASI PENERIMAAN SANTRI BARU Tahun Pelajaran 2015 / 2016

24SYARAT – SYARAT PENDAFTARAN

1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Menyerahkan :

a.Fotocopy IJAZAH legalisir : 2 lembar
b.SKHUN Asli beserta fotocopinya : 2 lembar
c.Fotocopy Kartu Keluarga/KTP orang tua : 2 lembar
d.Fotocopy Kartu NISN : 1 lembar
e.Fotocopy IJAZAH Diniyah : 1 lembar
f.Pas foto berwarna ukuran 3×4 (pondok) : 3 lembar

3. Menyertakan Surat Pindah dan Raport bagi siswa pindahan
4. Pada tanggal 04 Juli 2015 berusia maksimal 18 tahun bagi MTs/SMP dan 21 tahun bagi MA.
5. Menandatangani pernyataan orang tua/wali dan bersedia mentaati peraturan pendidikan
6. Menetap dan/atau mengaji di PP.KHAS Kempek selama mengikuti pendidikan
7. Pendaftaran harus didampingi orang tua/wali

WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

1.Waktu : Dibuka mulai Tgl 17 Mei s/d 04 Juli 2015

2.Jam : Pukul 10.00 s/d 19.00 WIB ( Pondok )
Pukul 13.00 s/d 17.00 WIB ( Sekolah )
3.Tempat :
a.Kantor KHAS Putra  (0231) 341706
b.Kantor KHAS Putri  (0231) 343604-05
c.Kantor MTs KHAS KEMPEK  (0231) 344382
d.Kantor SMP KHAS KEMPEK  (0231) 341704
f.Kantor MA KHAS KEMPEK  (0231) 344381

JADWAL KEGIATAN PSB

 Pendaftaran : 17 Mei – 04 Juli 2015
 Daftar Ulang : 27 – 30 Juli 2015
 Tes baca tulis Al – Qur’an & interview MTs/SMP : 27 Juli 2015
 Tes Potensi Akademik & Skolastik MA : 27 Juli 2015
 Efektif belajar kelas 2 dan 3 : 26 Juli 2015
 Efektif belajar Santri Baru : 01 Agustus 2015
 Masa Orientasi Siswa (MOS) : 01-03 Agustus 2015

BIAYA PENDIDIKAN
NO SATUAN PENDIDIKAN BIAYA BULANAN BIAYA PENDAFTARAN

1 PP. KHAS Putra Rp 56.000,- Rp 840.000,-
2 PP. KHAS Putri Rp 75.000,- Rp 840.000,-
3 MTs KHAS Rp 0,- Rp 1.120.000,-
4 SMP KHAS Rp 0,- Rp 1.120.000,-
5 MA KHAS Rp 40.000,- Rp 1.520.000,-

Keterangan :

* : Biaya pendaftaran harus lunas dimuka,
** : Formulir pendaftaran MTs/SMP/MA Rp 20.000,-
(Formulir bisa di Download di www.khaskempek.com)
*** : SPP MTs/SMP GRATIS/BOS,
**** : Biaya pendaftaran dan bulanan MA dipergunakan untuk pembiayaan yang tidak ditanggung BOS,
****** : JamKes & Kalender 2016 santri yang tidak sekolah,
mengikuti biaya Pesantren.

Hal – hal yang belum jelas
bisa ditanyakan langsung di sekretariat pendaftaran

PESANTREN KHAS BERDUKA ATAS WAFATNYA KH. AHSIN SYIFA AQIEL SIROJ

“Kullu nafsin dzaiqotul maut tsumma ilaina turja’un”. Pesantren KHAS Kempek Cirebon DSC_0043kembali berduka, karena salah satu pengasuhnya kembali dipanggil Sang Khaliq. Beliau adalah KH. AHSIN SYIFA AQIEL SIROJ ( putra ke-4 dari KH. AQIEL SIROJ) yang tak lain adik kandung Kang Said (Ketum PBNU) di kediamannya, Pesantren KHAS Kempek, desa Kempek kecamatan Gempol kabupaten Cirebon. 12/4/15. Jam 4 pagi.

Pada mulanya ketika hari jum’at (10/4) pagi, Kiai Ahsin mengontrol sawahnya yang sedang dipanen oleh para santri di komplek al-Jadied. Sepulangnya dari sawah, kondisi kesehatan Kiai Ahsin turun dan pihak keluarga menyarankan agar tidak usah melaksanakan shalat jum’at di masjid, namun Kiai menolak dan bersikukuh untuk tetap melaksanakan shalat jum’at. “ke sawah berangkat, masa jum’atan tidak berangkat. Saya malu dengan Allah” dan wafatnya pun dengan niat hendak melakukan jamaah shalat shubuh dengan para santri” jelas  KH. MUSTHOFA AQIEL dalam isyhad jenazah sambil meneteskan air mata mengenang ucapan Kiai Ahsin.

KH.SAID AQIEL SIROJ juga sedikit bercerita bahwa dari kelima anak Kiai Aqiel yang tidak mondok ke mana-mana hanya Kiai Ahsin. Ilmu beliau murni dari ayahanda Kiai Aqiel. “tapi tidak jarang justru saya kakak-kakaknya yang selalu bertanya padanya. Beliau sangat teliti dan cerdas”. Jelas Kang Said di depan ribuan pentakziah, alumni dan santri.

Kang Said juga memberikan penyaksian tentang pribadi Kiai Ahsin yang menurutnya tidak punya dosa. Betapa tidak, dalam benak Kiai Ahsin tidak pernah terbesit untuk kaya, dan selalu merasa cukup dan selalu bersyukur atas semua yang telah Allah berikan padanya.

Keseharian Kiai Ahsin hanya mengajar dan berjamaah dengan para santri dan jarang bepergian keluar rumah, “kalau pun ada (dosa), itu paling (dosa) yang tidak disengaja dan yang saya kagumi darinya adalah keistiqomahannya dalam beribadah dan mengajar para santri” ujarnya.

:: KH.Ahsin Syifa Aqiel Siroj wafat dalam usia 55 tahun, meninggalkan seorang istri bernama Nyai Hj. Iin Muhsinah dan dua orang putri bernama Aniqoh Dina dan Dzikro.

Sungguh kita sangat kehilangan figur guru seperti Kiai Ahsin yang selalu istiqomah dan tak kenal lelah mengajarkan para santri tentang arti kesederhanaan dan keikhlasan.

 

Oleh: Siroj Achmad

FALSAFAT TASHRIFAN MENURUT KYAI MUSTHOFA AQIEL

Ilmu tashrif adalah satu fan ilmu gramatika bahasa arab yang tidaklah asing di mata para santri yang sedang mendalami agama islam melalui Turats-turats atau pemahaman kitab kuning. Namun sayangnya turats sendiri menggunakan bahasa arab dan bertolak belakang dengan bahasa yang digunakan sehari-hari di indonesia. oleh sabab itu, pelajar di indonesia tidaklah gampang untuk memahami Turats jika tidak bisa bahasa arab dan menguasai gramatikanya yang ada enam: Nahwu, Mantiq, Balaghoh, Bayan, Badi’ begitu juga Shorof atau Tashrif. Dengan artian, ke-enam fan ilmu tersebut sangatlah mutlak bagi pelajar atau santri yang ingin bisa memahami kitab kuning seperti Tafsir, Hadits, Ushul Fiqh dsb.

Akan tetapi tashif juga memiliki falsafat tersendiri, seperti yang dipaparkan oleh KH. M. MUSTHOFA AQIEL SIROJ, selaku Pengasuh Pondok Pesantren KHAS Kempek cirebon dalam acara Muhadlarah ‘Ammah (pengajian umum) yang bertempat di halaman komplek al-Jadied Pondok Pesantren KHAS Kempek Desa Kempek Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon. Kamis (26/02/2015) malam.

فعل يفعل فعلا,yang pertama adalah harus mampu dan berani berbuat, beramal dan berkarya. “Akan tetapi itu semuanya melalui pertolongan Allah dan bimbingan dari para guru. Makanya نصَر ينصُر نصرا” ungkap Kyai Musthofa menjelaskan di depan ribuan santri yang memadati tempat acara.

Kyai Musthofa melanjutkan,kebayakan dikalangan pemuda lebih suka belajar agama di media social seperti google, youtube dsb, yang jelas tidak ada gurunya. Yang dikhawatirkan menjadi pemikiran radikal sampai-sampai berani membunuh orang lain yang tidak sepaham dengannyadan sedang marak terjadi belakangan ini. Karena itu semua dapat mencoreng kesucian nama islam di mata dunia.

“disamping itu,ضرباضرَب يضرِبorang harus berusaha, menghafal, nderes, lalaran,dan rela dihukum ketika salah. jika sudah demikian, makaفتحافتَح يفتَحAllah akan membukkan pintu hidayah-Nyadan memberi ilmu untuk kita yang artinya علماعلِم يعلَم.” Jelasnya.

Ketika hidayah Allah sudah terbuka dan  mendapat ilmu, semuanya akan tertata indah, perilakunya baik, tutur katanya sopan dan bagus budi pekertinya. Dengan arti orang yang demikian seperti bab yang ke-5 atauحسناحسُن يحسُن.Barulah orang tersebut akan diperhitungkan atauحسباناحسِب يحسِب.

“orang yang berilmu tidak diperhitungkan karena orang tua ataupun nasabnya. Tapi dari diri sendiri” tegas Kyai Musthofa.

Dan diakhir ceramahnya, beliau menutup dengan syi’iran:

“ليس الفتى من يقول هذا أبى * ولكن الفتى من يقول هاأناذا”

Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan : “inilah ayahku”, tetapi pemuda yang sebenarnya adalah yang mengatakan “inilah aku”.

Acara Muhadlarah ‘Ammah sendiri merupakan agenda bulanan pesantren yang disenggarakan pada malam jum’at terakhir setiap bulan masehi.Dalam setiap pengajian rutin itu sendiri, selalu dibacakannya Kitab Ta’lim Muta’allim oleh pengasuh dan disimak oleh ribuan santri yang selalu membanjiri tempat acara.

Pada setiap pengajiannya, pengasuh selalu memberikan motivasi-motivasi segar, trik menghafal cepat, amaliyyah, adab sorang santri dsb. Dengan harapan agar lebih meningkatkan dalam hal ngaji dan prestasi para santri dan ajang silaturrahmi Kyai, Pengurus pondok dan Santri Khas pada umumnya.(Siroj Achmad).

1 2 3 7