Pengumuman Kelas XII MA KHAS Kempek

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Diberitahukan kepada siswa-siswi kelas XII MA KHAS Kempek Palimanan Kab. Cirebon Tahun Pelajaran 2014/2015 bahwa:

  1. Pengumuman Kelulusan Siswa (Siswa Dinyatakan Lulus) Berdasarkan Rapat Seluruh Dewan Guru MA KHAS Kempek yang akan dilaksanakan setelah pengumuman hasil Ujian Nasional (UN);
    2. Lulus Ujian Nasional (UN) tidak menjamin siswa Lulus Sekolah karena Kelulusan Siswa ditetapakn berdasarkan Rapat Seluruh Dewan Guru MA KHAS Kempek (seperti pada diktum 1)
    3. Pengumuman Kelulusan Siswa Bertepatan dengan Perpisahan Kelas XII MA KHAS Kempek hari Senin, 25 Mei 2015 dari pukul 09.00 s.d. 15.00 WIB.
    4. Bagi yang membaca dan mengetahui pengumuman ini mohon disebar luaskan kepada yang berkepentingan.

Demikian, mohon perhatian dan mohon maklum.
Wassalam.

Palimanan, 13 Mei 2015
Kepala Madrasah,

ttd.

XII IPS 1AHMAD ZAENI DAHLAN, Lc., M.Phil.

Syaikh Fadhil Jilani, Ziarohi Kang Ahsin

Belum kering air maSyaikh Fadil bersama Kg Mu Syaikh Fadil berziaroh di Makbaroh KH.Ahsin Syifa Aqiel SIrojta ini karena ditinggal Guru tercinta KH.Ahsin Syifa Aqiel Siroj (Wafat, 12 April 2015), kini kita harus menangis terharu karena Keturunan Syaikh Abdul Qodir Al Jilani yakni Sayyid.Prof.Dr.M.Fadhil Al Jilani al Hasani dari Istanbul Turki menyempatkan diri berziaroh di makbaroh KH.Ahsin Syifa Aqiel Siroj Kempek Cirebon pagi ini (08/05/15) dalam sambutannya beliau mengatakan “Saya datang jauh-jauh dari Istanbul Turki ke Indonesia hanya untuk bertakziah dan berziarah ke makam Waliyullah Ahsin” sungguh penghormatan luar biasa; Ulama Internasional keturunan Sayyidul Aulia, menyebut Kang Ahsin sebagai Wali, padahal semasa hidupnya beliau jarang bergaul dengan banyak orang, mobilitasnya hanya Mengaji, Berjama’ah dan Ziaroh. namun hari ini kita menyaksikan bahwa, beliau (KH.Ahsin Syifa Aqiel Siroj) adalah Waliyullah seperti yang dikatakan oleh beliau Syaikh Fadil al Jilani…
Dengan berita ini, semoga kita semua menjadi lebih bangga menjadi santrinya, bisa meneladani dan melaksanakan semua amanatnya serta meneruskan perjuangan dakwah beliau,,,Amiiin,,
(Berikut Foto Syaikh Fadil Al Jilani sedang berziaroh didepan makbaroh KH.Ahsin Syifa Aqil bersama KH.M.Musthofa Aqiel Siroj dan para santri)

KUNJUNGAN MAHASISWA UIN BANDUNG

Ratusan MaIMG_0201hasiswa UIN Bandung berduyun-duyun mendatangi ponpes KHAS Kempek, Cirebon (25/4). Tujuan Mereka adalah untuk studi banding sekaligus bersilaturahmi.

Dalam kunjungannya tersebut disambut hangat oleh pengasuh Ponpes KHAS Kempek, K.H. Muhammad Mushtofa aqiel siradj. Bahkan pengasuh merasa senang dengan kunjungan tersebut, karena beliau bisa berbagiilmu kepapa para mahasiswa mengenai apa dan bagaimana pesantren.

“Pesantren tidak hanya mendidik para santrinya untuk pintar, tapi juga untuk berahlaq”, tutur K.H. Muhammad Mushtofa aqil.

Dalam studi banding tersebut diisi dengan muhadarah amah, ceramah umum yang disampaikan langsung oleh pengasuh Ponpes KHAS Kempek. Mereka -Mahasiswa- terlihat begitu khusyu saat mendengarkan ceramah beliau, bahkan sesekali mereka bertepuk tangan karena kekaguman terhadap sebuah pesantren yang dipaparkan oleh Pengasuh.

“Mahasiswa dan mahasiswi kalau bayar ongkos naik mobil hanya separuh, tapi kalau santri bayar penuh. Ini namanya diskriminasi, padahal sama, santri juga bayar pajak. lantas pernahkah anda mendengar ada santri demo?” lanjut adik Prof Dr K.H. Said aqiel siradj itu.

Para mahasiswa semakin terkagum-kagum akan pribadi seorang santri, bagaimana seorang santri begitu taatnya kepada kyainya, dan hal itulah yang membuat santri tidak bertindak anarkis.

“Santri itu nurut apa kata Kyainya, kata kyainya NKRI itu yang membuat hidup kita para santri dan kyai tentram, sehingga santri tidak bertindak anarkis” lanjut K.H. Muhammad Mushtofa aqiel.

 

Oleh; M. Abror.

PESANTREN KHAS BERDUKA ATAS WAFATNYA KH. AHSIN SYIFA AQIEL SIROJ

“Kullu nafsin dzaiqotul maut tsumma ilaina turja’un”. Pesantren KHAS Kempek Cirebon DSC_0043kembali berduka, karena salah satu pengasuhnya kembali dipanggil Sang Khaliq. Beliau adalah KH. AHSIN SYIFA AQIEL SIROJ ( putra ke-4 dari KH. AQIEL SIROJ) yang tak lain adik kandung Kang Said (Ketum PBNU) di kediamannya, Pesantren KHAS Kempek, desa Kempek kecamatan Gempol kabupaten Cirebon. 12/4/15. Jam 4 pagi.

Pada mulanya ketika hari jum’at (10/4) pagi, Kiai Ahsin mengontrol sawahnya yang sedang dipanen oleh para santri di komplek al-Jadied. Sepulangnya dari sawah, kondisi kesehatan Kiai Ahsin turun dan pihak keluarga menyarankan agar tidak usah melaksanakan shalat jum’at di masjid, namun Kiai menolak dan bersikukuh untuk tetap melaksanakan shalat jum’at. “ke sawah berangkat, masa jum’atan tidak berangkat. Saya malu dengan Allah” dan wafatnya pun dengan niat hendak melakukan jamaah shalat shubuh dengan para santri” jelas  KH. MUSTHOFA AQIEL dalam isyhad jenazah sambil meneteskan air mata mengenang ucapan Kiai Ahsin.

KH.SAID AQIEL SIROJ juga sedikit bercerita bahwa dari kelima anak Kiai Aqiel yang tidak mondok ke mana-mana hanya Kiai Ahsin. Ilmu beliau murni dari ayahanda Kiai Aqiel. “tapi tidak jarang justru saya kakak-kakaknya yang selalu bertanya padanya. Beliau sangat teliti dan cerdas”. Jelas Kang Said di depan ribuan pentakziah, alumni dan santri.

Kang Said juga memberikan penyaksian tentang pribadi Kiai Ahsin yang menurutnya tidak punya dosa. Betapa tidak, dalam benak Kiai Ahsin tidak pernah terbesit untuk kaya, dan selalu merasa cukup dan selalu bersyukur atas semua yang telah Allah berikan padanya.

Keseharian Kiai Ahsin hanya mengajar dan berjamaah dengan para santri dan jarang bepergian keluar rumah, “kalau pun ada (dosa), itu paling (dosa) yang tidak disengaja dan yang saya kagumi darinya adalah keistiqomahannya dalam beribadah dan mengajar para santri” ujarnya.

:: KH.Ahsin Syifa Aqiel Siroj wafat dalam usia 55 tahun, meninggalkan seorang istri bernama Nyai Hj. Iin Muhsinah dan dua orang putri bernama Aniqoh Dina dan Dzikro.

Sungguh kita sangat kehilangan figur guru seperti Kiai Ahsin yang selalu istiqomah dan tak kenal lelah mengajarkan para santri tentang arti kesederhanaan dan keikhlasan.

 

Oleh: Siroj Achmad

HAUL KE-2 BUYA JA’FAR, PARA SANTRI ZIARAHI MAQBARAH

ZIAROH

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU 2016-2017

Jum’at, 10/03/16 bertepatan dengan tanggal 1 Jumadil Akhir 1437 H adalah hari dimana Buya Ja’far S.Aqiel Siroj wafat, untuk mengenang perjuangan dan mendoakan Almarhum semua santri diajak Ziaroh bersama di Maqbaroh beliau dalam rangka Haul ke 2 Almarhum.

Sekitar Pukul 08.00 Wib KH.Muhammad BJ, Putra Pertama Almarhum memimpin Tahlil dengan membaca kalimat thoyyibah dibantu oleh adik beliau Ustadz H.Ahmad Nahdli BJ yang memandu santri membaca Al Quran sampai Lima kali Khataman,

Tahlil dan membaca Al Quran 30 Juz merupakan kegiatan yang tidak asing bagi santri kempek,  karena santri sudah terbiasa dengan didikan mendoakan segenap Guru, Orang tua dan sesama muslim yang telah mendahuli bertemu sang ilahi, disetiap pagi Jum’at semua santri diajak berziarah (berkunjung ke Maqbarah) hal ini dimaksudkan agar ziarah tertanam dalam diri santri, meskipun mendoakan tidak mesti berkunjung ke kuburan namun mendoakan Almarhum dengan berkunjung langsung ke Maqbarah adalah didikan Sesepuh Pendiri Pesantren Kempek.

Masih dari rangkaian acara Haul ke-2 Almarhum Buya Ja’far S.Aqiel Siroj, Bertempat di Kediaman Almarhum, Malamnya (Ba’da Sholat Isya) digelar acara Tahlil bersama Warga Desa Kempek, tidak kurang 300 orang menghadiri dan turut berdoa bersama untuk Almarhum, diawali sambutan dari Keluarga diwakili KH.Niamillah Aqiel Siroj, acara inipun berakhir pukul 21.00 WIB.

Buya H.Ja’far S.Aqiel Siroj merupakan putra  pertama dari KH.Aqiel Siroj (Muassis Pondok Pesantren KHAS Kempek, yang sebelumnya bernama Majlis Tarbiyatul Mubtadi-ien (MTM), Beliau Wafat pada tanggal 01 April 2014, di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto Jakarta dan dikebumikan beriringan dengan Ayahanda, Ibunda dan adik beliau KH.Ahsin Syifa Aqiel Siroj di Komplek Pesarean Keluarga Pesantren Kempek.

Semoga segala kebaikan tercurahkan kepada kita semua, bil Khusus Guru kita, pembimbing ruh Buya.H.Jafar S.Aqiel Siroj.

Kepada segenap Alumni, Muhibbin dan Alumni yang tidak sempat hadir, mari kita selalu mendoakan beliau dengan menghadiahi surat Al fatihah, setiap selesai Sholat Maktubah, sesuai dengan ajaran Almarhum.

Oleh: Muhamad Abror

PONPES KHAS KEMPEK GELAR SHOLAT GERHANA MATAHARI

INFORMASI PENDAFTARAN SANTRI BARU 2016-2017

   Bertepatan tanggal 9 Maret 2015 Puku 06:00 WIB. Ribuan santri Ponpes KHAS Kempek bertumpah ruah menuju masjid Al-Jadied untuk bersiap-siap melaksanakan sholat gerhana matahari (Khusyuf Al-syams), atas instruksi dari KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj selaku pengasuh ponpes KHAS Kempek.

“Sholat khusyuf itu sebenarnya sangat lama, pokoke glimpang beli wurung, tapi yang penting kita sholat, kita praktekan ilmu kita”, tutur KH. M. Mushtofa ‘’Aqiel saat pengarahan sholat gerhana.

“ Kadang berilmu banyak, tapi giliran praktek tidak bisa, makannya pada kesempata ini kita akan langsung praktek sholat gerhana yang belum tentu terulang lima atau bahkan sepuluh tahun mendatang”, lanjut KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj yang kerap kali dipanggil Bapak oleh para santrinya.

Sekitar pukul 08.00 Shalat dimulai bersaman gerhana yang sudah mulai total, suasana sholat yang dipimpin oleh Pengasuh ponpes KHAS Kempek tersebut terlihat begitu khusyu, meskipun bagi para santri terasa begitu asing, dengan berdiri, ruku dan sujud yang lebih lama dibanding sholat pada umumnya.

Setelah selesai sholat gerhana, dilanjut dengan khotbah, juga dipimpin oleh KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj, semua tertunduk,  mentadaburi peristiwa alam pada hari itu, ditambah dengan mau’idzoh yang disampaikan oleh sang khotib.

“ Matahari itu banyak member kemanfaatan, untuk menjemur, sebagai tenaga listrik, penghangat badan dan sebagai energi untuk pengobatan, tapi pada hari ini semua itu dirubah oleh Allah, gerhana, menakutkan, gelap dan tertutup, ini menunjukan Allah sedang mendzohirkan kekuasaannya”, tutur  Wakil Rais ‘Aam PBNU itu.

“ Ini pasti akan ada sesuatu, tapi kita harus yakin bahwa ini semua dari Allah SWT. Jangan seperti zaman dahulu, katanya matahari dimakan buto ijo dan orang yang sedang hamil maduk ke kolong, ini adalah tradisi jahiliyah, yang benar adalah ; bertadabur dan bertafakur bahwa Allah mampu menciptakan sesuatu”, lanjut beliau.

Tanpa terasa matahari mulai bersinar kembali, bertanda gerhana sudah selesai, akhirnya pelaksanaan sholat gerhana selesai dengan khidmat.

“Marilah pada hari ini kita perbanyak istighfar kepada Allah, perbanyak sholat sunah serta sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. dan bersedekah”, tutup KH. M. Mushtofa ‘Aqiel Siroj mengakhiri khotbahnya.

 

» Read more

DAFTAR ULANG SANTRI BARU

11801079_875474639213730_77273047_o

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Kepada Seluruh Calon Santri baru Ponpes KHAS Kempek Cirebon; Bahwa Daftar Ulang Akan dimulai Hari Senin, 27 Juli 2015 s.d. Kamis 30 Juli 2015; Mulai Pukul 09.00 s.d. 17.00 WIB. Bagi Yang sudah mendaftarkan diri dan sudah mendapatkan Formulir, Harap membawa Berkas Persyaratan berikut dengan Administrasi Lainnya. Terima Kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

1 2 3 13